METRO PADANG

Teguran Satpol PP Dicuekin, Belasan Lapak PKL Dibongkar

0
×

Teguran Satpol PP Dicuekin, Belasan Lapak PKL Dibongkar

Sebarkan artikel ini
PENERTIBAN LAPAK PKL— Tim Gabungan Satpol PP Kota Padang, menertibkan belasan lapak-lapak PKL yang berjualan di atas trotoar dan badan jalan, di kawasan Air Tawar Barat, jalan Chendrawasih Kecamatan Padang Utara hingga jalan Jhoni Anwar, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (23/8) pagi.

PADANG, METRO–Tim Gabungan Satpol PP Kota Padang, yang terdiri dari SK4 dan BKO Kecamatan melakukan penertiban di beberapa lokasi  yang ada di Kota Padang, Sabtu (23/8) pagi.  Hal itu dilakukan setelah banyak laporan dari warga terkait sejumlah aktivitas yang sudah mengganggu kententraman dan kenyamanan di lingkungan.

Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra melalui Kasi Opsdal Eka Putra Irwandi mengatakan, menyikapi laporan dari masyarakat masih adanya pedagang yang berjualan di atas fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosisal (fasos) di wilayah Kota Padang.

“Berjualan di atas trotoar dan badan jalan dilarang, sesuai aturan Perda no 1 Tahun 2025 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum,” kata Eka Putra, Minggu (24/8).

Eka Putra menjelaskan, pada penertiban kali ini belasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan, berawal dari jalan Air Tawar Barat, kemudian dilanjutkan ke jalan Chendrawasih Kecamatan Pa­dang Utara hingga jalan Jhoni Anwar, Kecamatan Nanggalo.

“Sebelumnya pihak Kecamatan dan kelurahan telah memberikan teguran secara lisan dan maupun tulisan kepada para pedagang tersebut, tapi diabaikan saja oleh mereka. Bahkan ada pedagang yang meninggalkan lapaknya di sana, terpaksa kita ambil tindakan tegas dan humanis dengan mengamankan lapak-lapak mereka,” kata Eka Putra.

Eka menambahkan, be­­­la­san barang bukti tersebut di bawa ke Mako Satpol PP untuk diserahkan ke Penyidik Pegawai Negri Sipil (PPNS) Satpol PP Pa­dang.

“Kita akan serahkan barang bukti tersebut ke PPNS Pol PP untuk diproses lebih lanjut, serta juga akan pangil pemilik lapak untuk menghadap ke PPNS,” tam­bah Eka.

Eka juga mengimbau ke­pada para pedagang agar mematuhi aturan-aturan yang berlaku serta ber­jualanlah ditempat yang tidak melanggar aturan.

“Mari bersama-sama patuhi aturan aturan yang berlaku demi tercptanya ketentraman dan keteriban di Kota Padang serta tidak menggangu arus lalu lintas, serta mari kita kem­balikan fungsi fasum da fasos sebagaimana peruntukannya,” imbau Eka Putra.

Jaga Fasilitas Umum Tetap Nyaman

Sebelumnya, pada Jumat (22/8), puluhan PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Belibis, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, ditertibkan Satpol PP Kota Pa­dang bersama Tim Gabungan SK4.

Penertiban dilakukan setelah sebelumnya pihak Kecamatan Padang Utara memberikan teguran dan memfasilitasi mediasi dengan para pedagang.

Namun, sebagian tetap nekat menggunakan trotoar dan badan jalan sebagai lapak, sehingga mengganggu ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kota Padang, Eka Putra menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga keteraturan kota dan memastikan fasilitas umum digu­nakan sesuai peruntukannya.

“Penertiban ini kami lakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di kota, serta memberikan rasa nyaman bagi masya­rakat,” kata Eka.

Ia juga menekankan bahwa Satpol PP bersama tim gabungan tidak akan berhenti melakukan pengawasan. “Satpol PP Pa­dang dan SK4 akan terus bersinergi menciptakan ko­ta yang tertib dan aman,” tegasnya.

Dengan penertiban ini, diharapkan para pedagang bisa menempati lokasi usaha yang sesuai aturan tanpa mengganggu kenyamanan warga maupun peng­guna jalan. (ren)