PADANG, METRO–Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sumatera Barat, periode 2023 – 2026 dan Pelantikan pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Se -Sumatera Barat, periode 2024 – 2027, pada Sabtu (23/8) di Hotel Truntum.
Dengan rangkain kegiatan Seminar Wilayah “Aspek Pidana terhadap notaris /PPAT dalam menjalankan Jabatan”, narasumber Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Andalas, Prof.DR. Elwi Danil, SH,MH dan ditutup dengan acara Hiburan KIM.
Ketua Panitia, Rivaaldo, SH, M.Kn mengatakan kami dari Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sumatera Barat, dan tergabung juga dengan Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Sumatera Barat mengadakan kegiatan pelantikan pengurus wilayah INI Sumbar dan pelatikan pengurus daerah di IPPAT se Sumatera Barat, dan kita juga melaksanakan seminar dengan tema Aspek Pidana terhadap notaris /PPAT dalam menjalankan Jabatan.
“Memahami aspek pidana ini cukup sangat dibutuhkan oleh para notaris /PPAT,mengiggat resiko – resiko yang di tanggung oleh notaris dalam menjalan jabatan sebagai notaris dan PPAT,” ungkap Rivaaldo.
Dikatakan Rivaaldo, kegiatan ini di ikuti oleh notaris /PPAT seluruh Kabupaten Kota di Sumatera Barat dan di hadiri 280 peserta, kami dari panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan – rekan hadir pada acara pelantikan dan seminar,semoga kegiatan ini bisa terlaksana pada kesempatan berikutnya,INI /IPPAT khususnya wilayah Sumatera Barat, semakin kompak dan solid.
Ketua Pengurus Wilayah INI & PPAT Sumatera Barat, Novrial Bahrun Dt.Suri Maharajo,SH.M.Kn,kegiatan pelantikan dilaksanakan secara serentakan satu lokasi agar struktur IPPAT sampai kabawah bisa jalan, kemudian setelah terentuk tentu pengurus bekerja untuk anggotanya, ada 3 tugas yakni pertama adalah untuk pembinaan seperti seminar, upgrading, kedua pengawasan, ada namanya majelis pengawas daerah, unsur dari Notaris dan PPAT dan ketiga melakukan perlindungan terhadap anggota.
“Karena banyak notaris / PPAT kini banyak berhadapan dengan hukum baik secara perdata maupun pidana, agar notaris PPAT jangan sampai berurusan persoalan hukum,organisasi memberikan pembinaan dan pengawasan, kalau anggota kena organisasi akan memcoba memberikan perlindungan, pendampingan Hukum,” ingat Novrial Bahrun Dt.Suri Maharajo.
Untuk pengurus Wilayah INI Sumatera Barat kami punya tim Komisi Perlindungan Anggota yang tugasnya apabila ada kawan – kawan notaris bermasalah kami dari Pengwil INI Sumatera Barat akan menugaskan mereka untuk mendampingi notaris tersebut dan biaya di tanggung oleh oraginisasi.
“Perlu kita sampaikan ada dua agenda,ada dua perkumpulan besar organisasi yakni Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah,pada hari ini kita pecah telur dengan melaksanakan secara serempak dan berbarengan dan bersenergi kegiatan dengan dua logo,maksudnya pelaksanaan ada antara INI dan IPPAT, karena salah satu organisasi melaksanakan pembinaan, pengawas dan perlindungan terhadap anggota,” katanya.
Upgrading untuk menguapde keilmuan itu perlu sehingga tidak terjadi copypaste,kami berharap mengucapkan terima kasih kepada undangan dan peserta rekan notaris dan PPAT semoga kegitan ini bisa dilaksanakan secara kontunie dan regelur kita laksanakan dan hadir lebih pada hari ini sehingga kita selalu bersilaturahmi sehingga kita bisa menjalankan tugas kita sesuai jalur dan kepatutan. (ped)






