METRO PADANG

Andre Rosiade: Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Bisa Dimulai Akhir 2026, Dorong Pembebasan Lahan Dituntaskan

0
×

Andre Rosiade: Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Bisa Dimulai Akhir 2026, Dorong Pembebasan Lahan Dituntaskan

Sebarkan artikel ini
PROYEK JALAN TOL— Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade, saat bertemu Gubernur Mahyeldi, Wagub Vasko Ruseimy dan sejumlah pejabat membahas proyek jalan tol di Rumah Dinas Gubernur Sumbar, Rabu (13/8) malam

PADANG, METRO–Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade optimistis proyek jalan tol Sicincin-Bukittinggi dapat segera dimulai akhir 2026. Andre meminta dukungan Peme­rintah Provinsi Sumbar untuk segera menuntaskan proses pembebasan lahannya.

“Kita bergerak cepat. Insya Allah target kita akhir 2026 sudah bisa dimulai. Tentu butuh dukungan seluruh peme­rintah, stakeholder Sumbar dan masya­rakat untuk bantu pembebasan lahan­nya. Nanti pak Wagub yang pimpin langsung pembebasan la­han­nya,” kata Andre saat ber­temu Gubernur Sum­bar Mahyeldi, Wakil Gu­bernur Sumbar Vasko Ru­sei­my dan sejumlah peja­bat di Rumah Dinas Guber­nur Sumbar, Rabu (13/8) malam.

Andre menjelaskan, pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi itu di­perkirakan menelan anggaran mencapai Rp18 triliun, termasuk adanya rencana pembangunan terowong. Tol tersebut diper­kirakan selesai dalam waktu dua tahun.

Malam itu, Andre juga menerima surat resmi dari Pemprov Sumbar yang menyatakan dukungannya untuk kelanjutan pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi.

Baca Juga  Kota Padang Pilot Project Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga, Januari, Petugas Kebersihan Mulai Ambil Sampah ke Rumah

“Kita ucapkan terima kasih kepada pak Andre yang sehari-sehari di Sumbar atas usaha dan dukungan beliau maka hari ini kita se­rahkan surat untuk mem­bangun lanjutan tol Sicincin-Bukittinggi. Mohon doa masyarakat Sumbar agar pembangunan jalan tol ini berjalan lancar,” kata Buya Mahyeldi.

Andre menyatakan, surat dari Pemprov Sumbar ini sangat penting sebagai dokumen yang nantinya akan membantu mempercepat proses pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi.

“Jadi surat ini akan kami serahkan ke pak Menteri PU untuk diproses. Pihak HK (Hutama Karya) akan menyiapkan FS (Feasibility Study) dan juga desain ditambah dengan surat pak Gubernur sehingga Menteri PU bisa memproses seluruhnya,” terang Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Dalam pertemuan dengan Gubernur itu, Andre juga menyampaikan progres sejumlah proyek pembangunan di Sumbar. Seperti pembangunan jalan akses dan jembatan gantung di Kabupaten Pasaman yang menelan anggaran mencapai Rp26,5 miliar.

Baca Juga  Rangkaian HUT Kesehatan TNI-AL, Diskes Lantamal II Gelar Khitanan Gratis

Kemudian, untuk proyek jalan Air Dingin, Kabupaten Solok rencananya tidak jadi menggunakan trase baru tapi tetap dilakukan di trase yang lama dengan pertimbangan agar proyek ini bisa segera dieksekusi. Nilai proyek ini hampir mencapai Rp300 miliar.

Lalu, Andre juga menyampaikan rencana IKM merenovasi dua asrama mahasiswa milik Pemprov Sumbar di Yogyakarta. Termasuk menyampaikan pesan dari IKM Semarang terkait kelanjutan pembangunan asrama mahasiswa yang dulu pernah dijanjikan oleh Pemprov Sumbar. Terkait rencana pembangunan asrama mahasiswa di Semarang, Gubernur akan membantu pembangunnya. Ada lagi soal rencana pembangunan investasi di Kabupaten Sijunjung yang nilainya mencapai hampir Rp1 triliun.

Pada pertemuan itu, Andre juga menyampaikan bahwa Sumbar mendapatkan dana Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat yang jumlahnya lebih dari Rp600 miliar. (*)