PASAMAN, METRO–Identitas mayat remaja prempuan tanpa bra dan celana dalam yang ditemukan tergeletak di selokan tepi jalan Jorong Binubu, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, pada Selasa (12/8), akhirnya terungkap.
Mayat tersebut diketahui bernama Nur Mintana Hasibuan (15), yang merupakan warga Pagaran Jae Batu, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Satu per satu fakta terkait kematian korban pun mulai terkuak.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dilihat oleh adiknya dijemput teman laki-laki korban dari rumahnya lalu dibawa pergi pada Minggu (10/8). Bahkan, hingga kini, nomor ponsel teman laki-laki yang membawa korban tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. .
Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes mengatakan, terungkapnya identitas korban setelah keluarga korban mendatangi Polres Pasaman pada Rabu malam (13/8) dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk melihat langsung mayat korban.
“Kami sudah didatangi oleh pihak keluarga dari Kabupaten Padang Lawas bahwa ada anak perempuannya hilang dan memiliki kecocokan dengan ciri-ciri fisik mayat perempuan yang ditemukan dalam selokan,” kata AKP Fion, Kamis (14/8).
AKP Fion menambahkan, keluarga korban langsung menuju RS Bhayangkara Padang untuk memastikannya. Berdasarkan hasil pencocokan, korban memang adalah Nur Mintana Hasibuan yang dilaporkan oleh keluarganya hilang sejak Minggu (10/8).
“Hasil pemeriksaan awal, kematian korban ada keterkaitannya dengan tindak kekerasan. Tubuh korban ditemukan dengan luka memar, leher patah, dan kerusakan berat pada bagian anus,” tuturnya.
Dari pengakuan keluarganya, kataAKP Fion, pihak keluarga sudah hilang kontak sejak saat korban pergi bersama teman laki-lakinya.Selain itu, pihak keluarga tidak mengetahui korban pergi ke mana lantaran korban tidak memiliki Hp.
“Pihak keluarga mengetahui korban ditemukan meninggal sejak beredar informasi di media sosial tentang penemuan mayat di Pasaman. Keluarga kemudian menghubungi kami dan datang ke Polres,” tuturnya.
Menutut AKP Fion, lokasi penemuan korban merupakan tempat pembuangan mayat korban. Sedangkan tindak pidana pembunuhan diduga dilakukan oleh pelakunya yang saat ini masih dalam penyelidikan, di daerah lain atau di luar wilayah Kabupaten Pasaman.
“Diduga lokasi kejadian (TKP) hanya tempat pembuangan jasad korban. Tindakan pidananya di daerah lain. Kami akan limpahkan kasus ini untuk penyidikan lebih lanjut kepada Polres Padang Lawas,” tuturnya.
Sebelumnya, warga Jorong Binubu, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang tergeletak di selokan pinggir jalan yang lokasinya tidak jauh dari permukiman penduduk, Selasa (12/8).
Mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi telungkup dalam selokan dan berbusana lengkap dengan kondisi badan masih utuh. Penemuan itu pun Sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi.
Sayangnya, meski ada ratusan warga yang berkerumun di lokasi, tidak ada satu orang pun yang mengenali mayat tersebut. Tak berselang lama, Polisi dari Polsek setempat dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pasaman tiba untuk melakukan olah TKP lalu mengevakuasi mayat ke rumah sakit.(*)






