PADANG, METRO–Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin memberikan kuliah umum inspiratif kepada 2.336 mahasiswa baru Politeknik Negeri Padang (PNP) pada Senin (11/8) di Kampus PNP, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Dengan tema “Peluang dan Tantangan Kampus dalam Membangun Toleransi, Menangkal Radikalisme, dan Anti-Bullying”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di dunia pendidikan untuk membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan, sikap toleran, dan kesadaran hukum.
Dalam paparannya, Brigjen Pol Solihin mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya keberagaman dari agama, suku, bahasa, adat istiadat, hingga budaya. Keberagaman ini, kata beliau, adalah kekuatan yang harus dirawat melalui toleransi dan semangat persatuan.
“Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan, tetapi pedoman hidup bersama yang mengajarkan kita saling menghormati dan menjaga harmoni meski berbeda-beda, “ tegas Brigjen Pol Solihin.
Brigjen Pol Solihin menekankan pentingnya menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta moderasi beragama sejak dini, memperkuat pemahaman ajaran agama yang damai, serta meningkatkan literasi digital untuk menangkal hoaks dan paham radikal.
“Tujuan kita adalah membentuk generasi yang menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan menjaga keutuhan bangsa, “ ujarnya.
Selain isu toleransi dan radikalisme, Brigjen Pol Solihin juga membahas secara rinci persoalan perundungan (bullying) yang kerap terjadi di lingkungan pendidikan. Ia menegaskan bahwa bullying adalah tindakan agresif, berulang, dan disengaja untuk menyakiti, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun psikologis, termasuk melalui media digital (cyberbullying).
Dampaknya, menurut Brigjen Pol Solihin, sangat merugikan, mulai dari trauma, depresi, penurunan prestasi, hingga membentuk perilaku buruk pada pelaku. Untuk itu, ia mendorong pencegahan melalui edukasi empati, program anti-bullying di sekolah atau kampus, dukungan kepada korban, dan penerapan aturan tegas.
“Tidak ada ruang untuk bullying di lingkungan kampus. Mahasiswa harus saling menghormati dan menjadi pelindung bagi sesamanya, “ tuturnya.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, Polri berharap dapat terus berjalan seiring dengan dunia pendidikan untuk mencetak generasi yang cinta NKRI, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (rgr)






