SOLOK/SOLSEL

Warga Tigo Jangko Bertemu Bupati Jon Firman Pandu, Ingin Kampung Mereka Terang Benderang

0
×

Warga Tigo Jangko Bertemu Bupati Jon Firman Pandu, Ingin Kampung Mereka Terang Benderang

Sebarkan artikel ini
LEWATI— Menuju Jorong Tigo Jangko, rombongan Bupati Solok Jon Firman Pandu harus melewati jalan tanah dan akses jalan lebih dekat melewati Kabupaten Sijunjung.

SOLOK, METRO–Warga Jorong Tigo Jangko, Nagari Tanjung Balik Sumiso, Kabupaten Solok kembali menyampaikan harapannya terkait pembangunan di kampung me­reka. Harapan akan fasilitas aliran listrik dan perbaikan akses jalan disampaikan langsung kepada Bupati Solok, Jon Firman Pandu yang berkunjung ke­daerah mereka.

Jorong Tigo Jangko me­rupakan salah satu jorong di Nagari Tanjung Balik Sumiso yang akses jalannya masih berupa tanah. Bahkan jalur terdekat me­nuju jorong itu jusru melewati daerah tetangga Kabupaten Sijunjung. Untuk men­capai pusat nagari, masyarakat jorong Tigo Jangko harus menempuh jalan dengan berjalan kaki sekitar 4 jam. Kondisi ini sudah bertahun tahun dira­sakan masyarakat setempat yang selama ini hanya bisa berharap.

Kepala Jorong Tigo Jangko, Bustari menyampaikan kunjungan Bupati ini merupakan kunjungan per­dana Bupati Solok sejak Kabupaten Solok berdiri. Untuk itu dia menyampaikan banyak harapan ma­syarakat terkait pembangunan yang sangat tertinggal didaerah mereka. Seperti halnya, akses jalan dan fasilitas aliran listrik.

Menanggapi harapan masyarakat Jorong Tigo Jangko, Bupati Solok, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa pemerintah da­erah akan terus berupaya mencari solusi terkait kondisi yang dihadapi masya­rakat Jorong Tigo Jangko.  Ia menyampaikan bahwa pengangkatan tenaga ke­sehatan melalui skema PPPK akan kembali diusulkan, agar layanan kesehatan di daerah terpencil ini dapat terpenuhi.

Untuk fasilitas pendidikan, dia meminta kepada Kepala Sekolah agar me­nyurati Presiden RI terkait kebutuhan sekolah, yang nantinya surat tersebut akan diteruskan oleh pemerintah daerah, sesuai arahan Anggota DPR RI Andre Rosiade.

Terkait infrastruktur, Bupati menyebut bahwa akses jalan menuju Tigo Jangko telah diusulkan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Sementara jaringan listrik juga akan diupayakan pemasangannya pada tahun ini.

“Program bedah rumah akan ditambah jumlah penerimanya, sanitasi desa akan dimaksimalkan, dan masjid setempat akan direhabilitasi lengkap dengan pembangunan WC, tempat wudhu, serta pengaliran air bersih yang ditargetkan terealisasi dalam tahun ini,” ujarnya.

Bupati juga secara res­mi menyerahkan mahasiswa Politeknik Negeri Padang kepada masya­rakat Jorong Tigo Jangko untuk melaksanakan pengabdian masyarakat, dengan harapan kehadiran mereka dapat membawa manfaat nyata dan membantu mempercepat kemajuan jorong tersebut. (vko)