OLAHRAGA

Musorkab KONI Pessel Diundur

0
×

Musorkab KONI Pessel Diundur

Sebarkan artikel ini
KETERANGAN PERS— Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kabupaten Pessel memberikan keterangan pers terkait penundaan pelaksanaan Musorkab KONI Pesisir Selatan , di kantor Sekretariat KONI Pessel, Kamis (7/8)

PESSEL, METRO–Musorkab KONI Pesisir Selatan yang rencananya bakal diselenggarkan pada 23 Agustus mendatang akhirnya diundur. Hal itu disampaikan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) saat jumpa pers, Kamis (7/8) .

Jumpa pers diadakan di Sekretariat KONI Pessel, Kompleks GOR Zeini Zein Pincuran Boga, Painan. Hadir juga bakal calon Ketua KONI Pessel M.Husni, Febi Maha Putra, Rodi Chandra dan M.Adli. Sementara dari TPP KONI Pessel hadir Ges­­­trojoni, Raflenofa Yo­landa, dan Dison Kurnia Ilahi.

Dalam jumpa pers ter­sebut, TPP memutuskan untuk menunda pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Pessel yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus.

Penundaan Musorkab KONI Pessel, didasari atas surat dari Dispora Sumbar dengan nomor 800/3051/Sek/Dispora/2025 tertanggal 28 Juli 2025 dan ditujukan kepada Ketua Umum KONI Pusat. Isinya meminta penunjukan karateker Ketua KONI Provinsi Su­matera Barat menyusul dinamika yang terjadi di tubuh organisasi tersebut.

Keputusan ini kami ambil karena kami masih me­nunggu kejelasan dan hasil resmi dari Dispora Pro­vinsi Sumbar. Penundaan bersifat sementara sampai waktu yang akan ditentukan kemudian,” ujar Ges­trojoni dalam sesi konferensi pers.

Selain itu, TPP juga menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan organisasi harus mengacu pada aturan dan arahan dari KONI Provinsi sebagai induk organisasi di tingkat daerah. Karena itu, keputusan strategis seperti Musorkab tidak bisa dilakukan tanpa sinkronisasi yang jelas dengan pihak provinsi.

Dengan adanya penun­daan ini, seluruh persiapan menuju Musorkab dinyatakan dihentikan sementara. TPP mengimbau seluruh cabang olahraga di Pessel untuk tetap fokus menjalankan program kerja masing-masing sambil menunggu kepastian dari pihak terkait.

“Langkah penundaan ini dilakukan untuk menjaga legitimasi dan kredibilitas pelaksanaan Musorkab. Dengan belum adanya kejelasan struktur kepengurusan di tingkat provinsi, TPP menilai bahwa proses Musorkab belum dapat berjalan dengan optimal,” tegas Ges­tro Joni.

Hasil rapat bersama ba­kal calon Ketua KONI Pessel atas penundaan Musorkab KONI Pessel mendapat persetujuan daribakal calon Ketua KONI Pessel. (rio)