BERITA UTAMA

ASN Kemenag Ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, Diduga Terlibat Gerakan Terorisme

0
×

ASN Kemenag Ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, Diduga Terlibat Gerakan Terorisme

Sebarkan artikel ini
PENGELEDAHAN—Tim Densu 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di rumah milik ASN Kemenag di Aceh.

JAKARTA, METRO–Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Keme­nag) Kamaruddin Amin membenarkan adanya penang­ka­pan terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke­menag oleh Densus 88 Antiteror Polri.

ASN tersebut berinisial MZ, dan tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kanwil Kemenag Provinsi Aceh.“Saya sudah menerima laporan dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh terkait adanya ASN dengan inisial MZ yang ditangkap Densus 88 karena diduga terlibat dalam gerakan terorisme,” kata Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu (6/8).

“Saya juga sudah membaca surat pemberitahuan penangkapan dari Densus 88 yang ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh,” sambungnya.

Baca Juga  Manchester City VS Chelsea, Saling “Bunuh” Demi Terbaik Eropa

Kamaruddin memastikan pihaknya mendukung langkah Densus 88 Antiteror Polri dalam penegakan hukum, dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah.

“Kita dukung langkah Densus 88 menangkap ASN yang diduga terlibat terorisme, tentu dengan tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah,” ucapnya. Menurut dia, saat ini Kemenag masih menunggu keterangan resmi dari Densus 88 terkait dugaan keterlibatan ASN tersebut. Ia menegaskan, Kemenag akan bersikap kooperatif bila dibutuhkan keterangan selama proses hukum berjalan.

“Kementerian Agama adalah leading sector penguatan moderasi beragama. Tentu keterlibatan ASN Kemenag dalam gerakan terorisme tidak bisa kita tolerir. Kita akan berikan sanksi berat sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga  Sel Polresta Padang Dijebol Tahanan

Lebih lanjut, Kamaruddin menyampaikan pihaknya akan memperkuat langkah pencegahan keterlibatan ASN dalam gerakan terorisme.

Ia menekankan, penguatan moderasi beragama menjadi kunci, sekaligus internalisasi kurikulum cinta tanah air di lingkungan Kemenag.

“Kepada seluruh ASN Kemenag, saya minta untuk terus tingkatkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI. Di sini kita lahir dan bertumbuh. Menjadi kewajiban kita untuk menjaganya hingga akhir hayat,” pungkasnya.  (jpg)