BERITA UTAMA

Bejat! Satpam Sekolah Cabuli Anak Tiri Berkali-kali, Dipergoki Istri sedang Menindih

1
×

Bejat! Satpam Sekolah Cabuli Anak Tiri Berkali-kali, Dipergoki Istri sedang Menindih

Sebarkan artikel ini
CABUL— Pelaku RC (41) yang tega mencabuli putri tirinya ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Sungguh bejat perbuatan pria ber­istri yang sehari-harinya be­ker­ja sebagai satpam di salah satu Se­kolah Menengah Kejuruan  (SMK) di Kota Bukittinggi ini. Pasalnya, ia tega mencabuli putri tirinya yang masih berusia 11 tahun hingga bekali-kali.

Bahkan, aksi bejat Satpam beri­n­i­sial RC (41) ini sempat dipergoki oleh istrinya yang juga merupakan ibu kandung korban. RC yang me­ngira istrinya sedang tertidur pulas, kedapatan sedang menindih tubuh korban yang saat ini duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Ibu korban pun kemudian mem­bujuk Bunga (nama samaran-red) untuk menceritakan perbuatan ayah tirinya. Dari situlah terbongkar kalau Bunga sudah berkali-kali dijadikan sebagai pemuas nafsu bi­rahi ayah tirinya dengan modus membujuk korban dengan uang jajan.

Mendengar cerita kor­ban, ibu korban langsung dibuat emosi dan melapor­kan RC ke Polresta Bu­kit­tinggi. Menindaklanjuti la­po­ran itulah, Unit Perlin­du­ngan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Pol­resta Padang bergerak ce­pat mengumpulkan bukti-bukti lalu menangkap pela­ku untuk mempertang­gung­ja­wabkan perbua­tan­nya.

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Idris Ba­ka­ra, mengatakan pihak­nya me­nangkap pelaku RC keti­ka berada di kawasan Ke­ca­ma­tan Aur Birugo Ti­go Ba­­leh, Kota Bukittinggi. Pe­nang­kapan dilakukan sete­lah penyidik memiliki bukti-bukti atas per­buatan bejat pelaku RC.

“Pengungkapan kasus bermula ketika ibu korban LG (30) mempergoki pelaku menindih tubuh korban pa­da Jumat (4/7/2025). Keja­dian tersebut terjadi di rumah mereka di Kecama­tan Mandiangin Koto Sela­yan, sekitar pukul 04.30 WIB,” ungkap AKP Idris Bakar, Minggu (3/8).

Dijelaskan AKP Idris, meski sudah memergoki suaminya menindih kor­ban, pelapor ketika itu tidak langsung menuduh lanta­ran pakaian terduga pelaku dan korban masih utuh.

“Meski begitu, pelapor sempat bertanya kepada tersangka siapa yang ditin­dihnya, ia mengatakan ada­lah anak tiri dari ter­sangka. Akibat kejadian tersebut, pelapor mulai curiga dan menyelidiki dengan pende­katan kepa­da korban,” ung­kap AKP Idris Bakara.

Setelah dibujuk berkali-kali oleh pelapor, kata AKP Idris, korban menceritakan bahwa terduga pelaku su­dah beberapa kali mela­kukan perbuatan cabul dan persetubuhan kepadanya. Modusnya, pelaku kerap membujuk korban dengan memberikan uang jajan.

“Namun setelah ter­sangka dilakukan penang­kapan dan pemeriksaan, ia baru mengakui sudah be­berapa kali melakukan per­buatan cabul kepada kor­ban. Untuk saat ini, ter­sangka diamankan ke Ma­ko Polresta Bukittinggi dan akan dilakukan pemerik­saan lebih lanjut,” pung­kasnya. (pry)