SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kemajuan Teknologi Internet Bisa Turunkan Minat Baca Buku Anak

0
×

Kemajuan Teknologi Internet Bisa Turunkan Minat Baca Buku Anak

Sebarkan artikel ini
DISKUSI—Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kota Sawahlunto, Jhon Hendri didampingi kepala Perpustakaan Adinegoro, Nova Zahra saat diskusi bincang bersama sejumlah awak media, di Perpustakaan Adinegoro Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Dampak kemajuan tek­nologi berbasis internet, khususnya di kalangan remaja ditengarai menurunkan minat baca buku, secara drastis. Tentunya, hal ini harus menjadi perha­tian khusus bagi pemerintah. Sebab, mudahnya me­ng­akses internet bagi kalangan anak anak dan remaja khususnya, dapat ber­dam­pak buruk terhadap kepribadian dan karakter.

Pasalnya, kebanyakan me­reka asyik bermain HP sendiri sendiri, yang pada akhirnya kurang bergaul dan bahkan tidak peka terhadap lingkungan sosialnya.

Terkait hal itu, atas dorongan dari perpustakaan nasional, Perpustakaan Adinegoro kota Sa­wahlunto terus berupaya untuk mendorong minat baca buku terhadap ma­syarakat, melalui Program inklusi sosial yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi perpustakaan sebagai pusat tran­sfer ilmu dan keteram­pilan, dan memberi efek ekonomi untuk kesejahteraan.

Upaya itu ditandai de­ngan gencarnya menggelar kegiatan, termasuk berbagai perlombaan yang dapat mendorong tumbuh kembangmya minat baca buku.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kota Sawahlunto, Jhon Hendri didampingi kepala Perpustakaan Adinegoro, Nova Zahra saat berbincang bincang bersama sejumlah awak media.

Menurutnya, dampak dari kemajuan teknologi ini tak hanya hal hal positif saja, tetapi juga sebaliknya, banyak hal negatif seperti menurunnya minat baca buku. “Untuk itulah kita dari Perpustakaan Adinegoro terus konsisten berupaya meningkatkan minat baca buku dengan berbagai program dan inovasi,” terangnya.

Untuk lomba yang kita laksanakan sekarang, ungkap Nova Zahra, yaitu lomba Resensi, Bertutur dan lomba membuat video konten literasi. Dan untuk peserta, tidak kita batasi umur, termasuk juga bagi para guru. “Untuk pemenangnya nanti, akan mewakili Sawahlunto ke tingkat provinsi dan nasional. Dalam lomba ini, hadiahnya cukup menarik, hingga mencapai Rp10 juta,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakan Nova, khusus untuk lomba video, akan dilakukan pembekalan selama 2 hari. “Berhubung pesertanya ada 50 orang dan kapasitas ruangan kami terbatas, maka pembekalan akan dilakukan selama 2 hari menjadi 2 angkatan, yaitu pada tanggal 12 dan 13 mendatang,” ungkapnya. (pin)