METRO SUMBAR

Respon Cepat Bupati Pasaman, Dinas PUPR Tinjau Ambruknya Jembatan Lanai–Sinuangon

0
×

Respon Cepat Bupati Pasaman, Dinas PUPR Tinjau Ambruknya Jembatan Lanai–Sinuangon

Sebarkan artikel ini
JEMBATAN AMBRUK— Tim Dinas PUPR Kabupaten Pasaman meninjau jembatan Lanai–Sinuangon yang ambruk untuk melakukan pengecekan lapangan dan kajian teknis awal terhadap kondisi jembatan, Sabtu (2/8).

PASAMAN, METRO–Ambruknya jembatan kayu penghubung antara Lanai ke Batang Kundur dan Sinuangon di Nagari Cubadak Barat, Dua Koto di tanggapi Bupati Welly Suhery dengan langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) me­la­kukan peninjauan dan penanganan cepat.

Menindaklanjuti arahan langsung dari Bupati, Dinas PUPR melalui Bidang Bina Marga telah turun ke lokasi pada Sabtu, (2/8), untuk melakukan pengecekan lapangan dan kajian teknis awal terhadap kondisi jembatan.

Sebagaimana diketa­hui, ambruknya jembatan yang melintasi Batang Pa­saman ini terjadi akibat usia konstruksi yang sudah tua dan kondisi material kayu yang mengalami pe­lapukan.

Jembatan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan beberapa wi­layah di Nagari Cubadak Barat.

“Laporan kami kepada Bapak Bupati langsung direspons dengan cepat. Tim dari Dinas PUPR sudah sampai di lokasi dan sedang melakukan pemetaan terhadap kebutuhan pembangunan ulang,” ujar Wali Nagari Cubadak Barat, Kesrianovi.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Didi, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat dan tengah menyusun langkah-langkah teknis pena­nganan.

“Kami menunggu arahan pimpinan lebih lanjut. Perbaikan akan segera dilaksanakan mengingat fung­si jembatan sangat krusial bagi mobilitas dan ak­tivitas masyarakat, ”Didi.

Didi menyampaikan, seperti arahan Bapak Bupati, Pemerintah Kabupa­ten Pasaman menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap atas persoalan-persoalan mendesak di tengah ma­syarakat.

“Seperti penanganan infrastruktur yang terdampak ini akan menjadi prio­ritas, terutama hal ini berkaitan langsung dengan akses dan keselamatan warga,” sebut Didi. (ped/rel)