BERITA UTAMA

Pejalan Kaki Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan, Diduga Korban Tabrak Lari

1
×

Pejalan Kaki Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan, Diduga Korban Tabrak Lari

Sebarkan artikel ini
TABRAK LARI— Polisi mengevakuasi jenazah pejalan kaki yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan Kampung Kayu Sebatang, Kenagarian Pasir Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir.

PESSEL METRO–Warga Kampung Kayu Sebatang, Kenagarian Pasir Pe­langai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Se­latan (Pessel), dihebohkan dengan penemuan mayat pria bercelana pendek loreng yang tergeletak di pinggir ja­lan, Kamis (31/7) sekitar pukul 06.30 WIB.

Usut punya usut, mayat yang ditemukan itu ber­nama Rulvi Lizar (43) yang merupakan warga Kam­pung Koto VIII Hilia, Ke­nagarian Koto VIII Pela­ngai, Kecamatan Ranah Pesisir. Korban mengalami se­jumlah luka pada bebe­rapa bagian tubu­hnya.

Diduga, korban tewas akibat ditabrak oleh mobil yang belum diketahui jenis dan identitasnya, saat ber­jalan kaki di pinggir jalan. Namun pengendara mobil yang menabrak korban, bukannya bertanggung jawab malah melarikan dari lokasi kejadian.

Kapolsek Ranah Pesi­sir, Iptu Okdianto, mem­benarkan kejadian terse­but. Ia menyebutkan bah­wa pihaknya segera me­respons laporan masya­rakat dengan mendatangi lokasi kejadian dan mem­bawa korban ke fasilitas kesehatan untuk peme­riksaan lebih lanjut.

“Begitu menerima lapo­ran, anggota SPKT Polsek Ranah Pesisir langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Balai Selasa. Dari hasil visum luar, kor­ban mengalami sejumlah luka serius dan dinyatakan telah meninggal dunia,” kata Iptu Okdianto.

Dijelaskan Iptu Ok­dian­to, berdasarkan hasil vi­sum yang dilakukan oleh dr Yelki Yuswandi, korban mengalami luka robek pa­da kening kiri atas, memar dan sembab pada wajah, luka-luka lecet di beberapa bagian tubuh, serta tanda-tanda benturan keras, se­perti darah keluar dari telinga dan hidung, serta gigi yang goyah.

“Dugaan sementara adalah kasus tabrak lari. Kendaraan yang menab­rak korban belum diketahui jenis maupun identitasnya. Saat ini kami tengah me­ngumpulkan keterangan dari para saksi dan me­meriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Iptu Okdianto mene­gaskan bahwa penyeli­dikan akan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan mencari kendaraan yang terlibat. Ia juga me­ngimbau masyarakat yang memiliki informasi, sekecil apa pun, untuk segera me­laporkan­nya kepada pihak berwajib.

“Kami sangat mengha­rapkan kerja sama masya­rakat. Jika ada yang meli­hat atau mengetahui ken­daraan yang melintas saat kejadian, tolong segera informasikan kepada kami. Ini penting untuk meng­ungkap kebenaran dan memberi keadilan bagi keluarga korban,” katanya.

Setelah proses visum selesai, kata Iptu Okdianto, jenazah korban telah dise­ rahkan kepada pihak ke­luarga untuk proses pema­kaman. Situasi di sekitar lokasi kejadian hingga saat ini dilaporkan dalam kon­disi aman dan kondusif.

“Keterangan saksi ma­ta di lokasi kejadian, korban se­dang berada di pinggir jalan ketika secara tiba-tiba di­tabrak oleh sebuah mo­bil. Benturan keras mem­buat kor­ban terpental ke pinggir ja­­lan dalam kea­daan terge­­le­­tak dan diduga telah me­ningg­al dunia,” tutupnya. (rio)