METRO PADANG

Ketum Andre Rosiade Silaturahmi dengan Perantau Minang di Jepang, Bahas Pembentukan IKM

1
×

Ketum Andre Rosiade Silaturahmi dengan Perantau Minang di Jepang, Bahas Pembentukan IKM

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI— Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade bertemu dengan anggota Ikatan Perantau Minang (IPM) yang menetap di Jepang. Pertemuan itu membahas soal kepengurusan IKM Jepang.

JAKARTA, METRO–Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade bertemu dengan anggota Ikatan Perantau Minang (IPM) yang menetap di Jepang. Pertemuan itu membahas soal ke­pengurusan IKM Jepang.

Dalam kunjungan yang berlangsung hangat tersebut, Andre Rosiade didam­pingi oleh sang istri, Nurul Anastasia. Pertemuan ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya yang telah dila­kukan pada bulan Juni lalu.

Pertemuan ini juga dihadiri bebe­ra­pa tokoh minang, Pengurus IPM dan or­ganisasi diaspora di Je­pang. Di an­ta­ranya, Niniak Mamak IPM, Yudhi Zufrial dan Jonny Firdaus; Ketua IPM Jepang, Hari Koto; Wakil ketua IPM Jepang, Ma­hatta Dinata; Sekjen IPM Jepang, Iwan Sugeng; Founder/Tim Adhoc, Tau­fiqur­rah­man Akmal; Pem­bina IPMJ/Ketua PPI Je­pang, Prima Gandhi; Pe­ngu­saha Minang di Jepang, Nur Hanifah dan urang sumando, Omiya Shi­ni­chiro.

Dalam pertemuan ter­sebut, Andre Rosiade dan para perantau Minang se­pakat untuk melakukan konsolidasi dalam waktu dekat guna merealisasikan pembentukan resmi IKM Jepang.

“Kita ingin saudara-saudara Minang di Jepang juga memiliki wadah yang terstruktur untuk menjaga silaturahmi, budaya, dan identitas. Konsolidasi ini penting agar IKM Jepang bisa segera dikukuhkan,” ujar Wakil Ketua Komisi VI dari Fraksi Gerindra DPR ini.

Rencananya, pengu­ku­han pengurus IKM Jepang akan dilangsungkan pada bulan Oktober 2025. Pengu­kuhan tersebut akan dige­lar bersamaan dengan ke­giatan khas budaya Mi­nang­kabau yakni “Maran­dang” (memasak rendang secara bersama-sama).

Kegiatan ini akan diada­kan pada acara Indonesian Day di Tokyo, sebuah ajang tahunan yang me­nam­pil­kan kekayaan budaya Indonesia di mata dunia.

“Pengukuhan nanti akan kita rangkai dengan kegiatan Marandang yang sekaligus memper­kenal­kan rendang sebagai wari­san budaya Minangkabau kepada masyarakat inter­nasio­nal,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Dengan terbentuknya IKM Jepang, diharapkan semangat kebersamaan dan pelestarian nilai-nilai budaya Minang dapat te­rus terjaga di kalangan di­aspora Minang yang ting­gal di luar negeri, khu­sus­nya di Jepang. (*)