AZIZ CHAN, METRO–Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat, khususnya lansia.
Semangat ini diwujudkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 PWRI yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (29/7). Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas”.
Ketua Umum PWRI Kota Padang, Yusman Kasim mengatakan PWRI bukan sekadar wadah bagi para pensiunan, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga nilai persatuan serta ikut berperan dalam pembangunan daerah.
“Di usia senja ini, kami terus berupaya mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dan kebersihan. Setiap minggu anggota PWRI diajak berolahraga agar tetap sehat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat,” katanya.
Yusman juga menambahkan bahwa PWRI memiliki program strategis untuk mempersiapkan anggota agar tetap produktif pasca pensiun.
“Minimal tiga tahun sebelum pensiun, kami mendorong pelatihan wirausaha sesuai kemampuan masing-masing. Ini penting agar kehidupan tidak terputus, sekaligus memotivasi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Yusmasn.
Dalam rangkaian HUT ke-63, PWRI Kota Padang mengadakan jalan sehat yang diikuti 700 peserta sambil melakukan aksi pungut sampah. Kecamatan dengan jumlah sampah terbanyak mendapat penghargaan sebagai bentuk dukungan PWRI terhadap program unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang.
“Melalui berbagai kegiatan positif, PWRI bertekad menjadi panutan generasi muda serta memberi kontribusi nyata bagi bangsa, menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kiprah PWRI. Menurutnya, pengalaman para anggota PWRI di bidang pemerintahan, tata kelola organisasi, BUMN, dan BUMD merupakan kekuatan yang dapat mendorong kemajuan daerah.
“PWRI bukan hanya organisasi pensiunan, tetapi juga kekuatan moral dan sosial yang mampu memberi inspirasi bagi komunitas lansia di Kota Padang,” ujarnya.
Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan, juga mendukung upaya PWRI dalam mewujudkan lansia yang sehat, produktif, dan berdaya.
“Kami memastikan pelayanan kesehatan lansia dipermudah di Puskesmas, serta mendorong pola hidup sehat dan bersih,” tambah Wali Kota.
Ia juga berharap momentum HUT ke-63 ini dapat memperkuat kolaborasi PWRI dengan Pemko Padang, terutama dalam program aktivasi peduli warga emas melalui Dinas Kesehatan.
“Melalui kerangka peduli emas yang merupakan aktivasi progul Pemko Padang, kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.
Atraksi Silat dan Tarian Lansia
Di sisi lain, dalam acara HUT kemarin, para lansia juga menampilkan atraksi silat dan tarian di hadapan wako. Meski usia tak lagi muda, mereka tampak bersemangat. Gerakan silat yang dipadu dengan tari Pasambahan berhasil memukau para tamu undangan, termasuk Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Salah seorang pesilat, Syofyan, dari PWRI Kecamatan Padang Utara mengaku sudah berlatih sejak empat minggu terakhir bersama rekan-rekannya. Latihan intensif dilakukan untuk menampilkan performa terbaik di acara tersebut.
“Rasanya senang sekali bisa tampil di hadapan Bapak Wali Kota Padang,” ujar Syofyan dengan raut wajah penuh bangga saat diwawancarai usai acara pembukaan.
Syofyan menyebutkan bahwa penampilan silat dan tari itu dibawakan oleh dua pesilat laki-laki serta sembilan penari perempuan dari PWRI Kota Padang. Mereka berupaya menghadirkan pertunjukan yang bisa menghibur sekaligus menginspirasi.
“Tentunya kami semangat menampilkan bakat seperti nostalgia ke masa muda. Walaupun usia sudah tua, semangat kami tetap muda,” tambahnya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang menyaksikan penampilan para lansia tersebut memberikan apresiasi tinggi. Ia mengaku kagum dengan kesungguhan dan kekompakan para anggota PWRI.
“Penampilan tadi luar biasa. Saya melihat atraksi silatnya seperti benar-benar berkelahi,” ungkap Fadly. (ren)






