BERITA UTAMA

190 Siswa Dibekali Literasi Keuangan Syariah di Mabit Camp Bank Nagari

0
×

190 Siswa Dibekali Literasi Keuangan Syariah di Mabit Camp Bank Nagari

Sebarkan artikel ini
ANTUSIAS— Ratusan siswa-siswi peserta Mabit Camp Bank Nagari berfoto bersama usai pembukaan, Jumat (25/7), di lingkungan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Padang.

PADANG, METRO–Sebagai bentuk ko­mit­men membangun ekosis­tem syariah, Bank Nagari menggelar kegiatan Na­gari Mabit Camp selama dua hari, Jumat dan Sabtu (25-26/7) di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, yang diikuti oleh 190 siswa dari 38 SMA/SMK/MA se-Sumbar.

Dari kegiatan ini, selain edukasi perbankan sya­riah, Bank Nagari juga berharap terbentuknya karakter kepemimpinan, dan semangat islami dari para peserta.

Ketua Pelaksana Na­gari Mabit Camp sekaligus Wakil Pemimpin Divisi Usa­ha Syariah Bank Nagari, M. Riza Harry Susanto, menga­takan, kegiatan ini meru­pakan kolaborasi 3 divisi yang ada di Bank Nagari yaitu divisi usaha syariah, divisi pemasaran, dan divi­si sekretaris perusahaan.

“Kegiatan ini merupa­kan kegiatan perdana yang dilakukan oleh Bank Na­gari, yang terdiri dari 38 se­kolah yang ada di sumbar, dan terdiri dari dari 190 peserta. Kegiatan ini diha­rapakan menjadi ajang sila­turahmi, dan juga momen untuk meningkatkan lite­rasi keuangan syariah di Sumbar,” ujar M. Riza Har­ry Susanto.

Ia menambahkan, bonus demografi yang diga­dang-gadang akan dihada­pi di tahun 2045 tidak akan terwujud apabila generasi muda kita tidak kita dekat­kan dalam semua aspek kehidupan ekonomi bang­sa ataupun kehidupan be­ragama.

“Kami Bank Nagari da­lam hal ini tentu saja me­ngapresiasi animo dan an­tusias dari para peserta mudah-mudahan kegiatan ini dapat kita lanjutkan setiap tahunnya,” ucapnya.

Direktur Kredit dan Sya­riah Bank Nagari Hafid Dauli menjelaskan, pada tahun 2024, indeks literasi keuangan syariah di Indonesia mencapai 39,11% meningkat dari 9,14% dari tahun 2022 dengan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 12,88%.

Hal ini tentunya meng­gambarkan mulai masif­nya sosialisasi dan edukasi ter­kait dengan perbankan sya­riah di tengah masya­rakat.

“Tentunya ini akan seja­lan dengan potensi pe­r­tum­buhan keuangan sya­riah di Indonesia yang diha­rapkan akan semakin me­ningkat. Dengan per­sen­tase penduduk muslim di Indonesia sebesar 84,35% atau sebesar 236 juta jiwa, harapan besar agar eko­sistem ekonomi dan keua­ngan syariah bisa lebih dikenal dan digunakan oleh semua lapisan masyarakat menjadi sebuah kenis­ca­yaan,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Uta­ma Bank Nagari, Gusti Can­dra menambahkan, sama halnya dengan Su­ma­tera Barat dengan jum­lah po­pulasi penduduk mus­lim sebanyak 97-98% dan de­ngan falsafah hidup Adat basandi Syarak Syarak Ba­sandi Kitabullah diharap­kan perbankan syariah bisa menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi.

“Melihat potensi ini, Bank Nagari telah mela­kukan bebagai kegiatan dalam rangka menge­du­kasi masyarakat berbagai kalangan terkait dengan keuangan syariah. Salah satunya adalah kegiatan Nagari Mabit Camp yang dilaksanakan mulai Jumat 25 juli 2025 di kompleks Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Kegiatan ini menghadirkan 38 sekolah setingkat SMA/SMK/MA di seluruh Su­matera Barat, dengan jum­lah peserta sebanyak 190 orang siswa,” jelasnya.

Kegiatan ini dilaksana­kan 2 hari dengan menge­depankan pembekalan ba­gi siswa/wi untuk menjadi pribadi muslim sejati, me­numbuhkan semangat ke­pe­mimpinan islami, mem­bentuk karakter mandiri, disiplin dan peduli sosial, meningkatkan relasi dan sinergi, membekali ilmu agama, soft skill dan moti­vasi hidup islami dan ten­tunya edukasi dan literasi produk-produk perbankan syariah.

“Selain kepribadian mus­lim, Bank Nagari juga menyiapkan berbagai ma­teri terkait edukasi produk-produk perbankan syariah, digitalisasi serta pengua­tan pemahaman siswa ter­kait ekonomi dan keuangan syariah,” ungkapnya.

Diharapkan dari kegia­tan ini akan muncul bibit-bibit pemimpin muda yang bisa menjadi agen inklusi ke­uangan syariah di Suma­tera Barat baik di saat ini dan dimasa yang akan datang.

Alumni Nagari Mabit Camp ini nantinya diha­rapkan akan menjadi ko­munitas literasi dan inklusi keuangan syariah yang akan ikut terjun langsung untuk melaksanakan syiar mulai dari lingkungan ter­dekat sampai dengan caku­pan yang lebih luas.

Selain itu, alumni Na­gari Mabit akan disebut se­bagai Sahabat Nara, yang mana akan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing untuk mem­berikan edukasi dan literasi tentang keuangan dan perbankan syariah.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat, Roni Naz­ra yang hadir sekaligus membuka kegiatan terse­but mengapresiasi seting­gi-tingginya kegiatan yang diselenggarakan dan dii­nisiasi oleh bank kebang­gaan masyarakat Sumbar, Bank Nagari.

Menurutnya, program ini adalah program yang sangat baik dan strategis bagi kemajuan perekono­mian ekonomi dan layanan syariah di Sumbar.

“Kepada peserta yang terpilih untuk mengikuti ke­giatan ini agar meman­fat­kan semaksimal mung­kin untuk meningkatkan wawa­san, dan para peserta dibe­rikan mandat atau ama­nah, sebagai agen perubahan di lingkungan masing-ma­sing, dan menjadi garda ter­de­pan untuk bisa men­sosia­lisasikan dan berbagi pe­nge­tahuan kepada ling­ku­ngan terdekatnya ma­sing-masing,” harapnya. (rom)