METRO SUMBAR

PD Perti dan Perwati Sumbar Gelar Musda, Konsolidasi Ideologis dan Strategis Menyongsong Usia 1 Abad

0
×

PD Perti dan Perwati Sumbar Gelar Musda, Konsolidasi Ideologis dan Strategis Menyongsong Usia 1 Abad

Sebarkan artikel ini
MUSDA PERTI— Ketua Umum PP Perti, Syarfi Hutauruk, Ketua Umum PP Perwati, Asdirwati Ali bersama Wali Kota Padang Fadly Amran dan Pengurus PD Perti dan Perwaati Sumbar saat Musda ke-VII PD Perti dan Perwati Provinsi Sumbar, Kamis (24/7), di Auditorium Gubernuran Sumbar..

PADANG, METRO–Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Syarfi Hutauruk menjelaskan, saat ini Perti tidak lagi dicap sebagai orang surau saja, karena Anggota Perti saat ini justru banyak diisi  akademisi, pengusaha, pemikir, intelektual, serta politisi.  “Perti itu tidak lagi dicap urang surau saja, melainkan diisi akademisi, pemikir, intelektual. Ba­nyak yang bergelar Profesor dan Doktor dalam ruangan ini. Termasuk para “pemain”,” ucap Syafri saat Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII Pengurus Daerah (PD) Perti dan Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (Perwati) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (24/7), di Auditorium Gubernuran Sumbar.

Meski demikian Syarfi juga mengungkapkan keprihatinannya atas perhatian pemerintah terhadap organisasi dan pendidikan keagamaan di Indonesia. Bahkan, Syarfi sangat menyesalkan, saat ini ulama-ulama di Sumbar yang banyak berjuang untuk kemerdekaan republik ini, tidak bisa dijadikan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah.  “Sayang, saat ini, pahlawan nasio­nal tidak ada yang berlatar belakang ulama. Apa pe­nyebabnya, karena peme­rintah tidak memikirkan u­lama lagi,” jelasnya.

Syarfi menjelaskan, akibat politik kekuasaan, Madrasah Tarbiyah Islamiyah tidak mendapat bantuan lagi dari pemerintah. Hasilnya, Madrasah Tarbiyah Islamiyah berubah menjadi pondok pesantren mo­dern, agar mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Dulu 700-800 Madrasah Tarbiyah Islamiyah tersebar di Sumbar. Akibat politik kekuasaan, sekarang banyak yang berubah menjadi pondok pesantren modern. Tidak ada lagi Tarbiyah-nya demi mendapat bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

Syarfi menekankan, musda ini menjadi momen penting dalam menyongsong satu abad berdirinya Perti yang akan jatuh pada 5 Mei 2028 mendatang. Ia menegaskan, Perti dan Perwati adalah kekuatan sosial-keagamaan yang senantiasa berpegang pada khittah perjuangan di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. “Musda ini bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi ideologis dan strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi ke depan,” tekannya. Syarfi menambahkan, Pemimpin Perti dan Perwati ke depan harus mampu menjembatani warisan nilai dengan inovasi gerakan, serta me­nyatukan akar tradisi de­ngan tuntutan perkemba­ngan zaman.

Ketua PD Perti Sumbar Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd menegaskan dirinya tidak mencalonkan lagi sebagai ketua dalam pemilihan Ketua PD Perti Sumbar Periode 2025-2030. “Saya tidak ingin lagi mencalonkan diri sebagai Ke­tua PD Perti periode 2025-2030 melalui sistem formatur. Selain itu, agenda ini untuk melakukan evaluasi program dan penetapan program kerja 2025-2030,” jelasnya.

Majelis Pembina PC Perti Kota Padang yang juga Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan apresiasi atas konsistensi Perti dan Perwati sebagai organisasi keagamaan dan sosial yang terus berperan aktif dalam pendidikan dan pembangunan karakter umat.

“Momentum musda ini sangat strategis untuk memperkuat peran PD Perti dan Perwati Sumbar menuju satu abad kebe­­radaan organisasi. Semoga ke depan semakin eksis dalam menjaga nilai-nilai adat dan syara’ sebagai pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Musda VII PD Perti dan Perwati Sumbar, Muhammad Arif, melaporkan bahwa Musda ini memiliki agenda utama pemilihan Ketua PD Perti dan Perwati Sumbar periode 2025-2030 melalui sis­tem formatur. “Selain itu juga diisi penyampaian la­poran pertanggungjawaban kepengurusan PD Perti dan Perwati Sumbar periode 2020-2025, serta eva­luasi program dan penetapan program kerja 2025-2030,” terang Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Perti Sumbar ini. Hadir dikesempatan ini Ketua Umum PP Perwati, Asdirwati Ali, Ketua PD Perti Sumbar, Sufyarma Marsidin, Ketua PD Perwati Sumbar, Jumay­yah, serta para Ketua dan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Perti dan Perwati Kabupaten/Kota se-Sumbar. (fan)