SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Sawahlunto Dukung Peresmian Koperasi Merah Putih Nasional, 37 Koperasi Telah Kantongi Legalitas

0
×

Sawahlunto Dukung Peresmian Koperasi Merah Putih Nasional, 37 Koperasi Telah Kantongi Legalitas

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN KOPDES— Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, didampingi unsur Forkopimda, mengikuti peresmian kelembagaan Koperasi Merah Putih (KMP) yang dilaksanakan secara nasional dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Zoom Meeting dari Balairung Rumah Dinas Wali Kota.

SAWAHLUNTO, METRO–Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, didampingi unsur For­kopimda, mengikuti peresmian kelembagaan Koperasi Merah Putih (KMP) yang dilaksanakan secara nasional dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Zoom Meeting dari Balairung Rumah Dinas Wali Kota.

Presiden Prabowo dalam arahannya menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih dirancang sebagai motor penggerak eko­nomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan. Konsep ini bertumpu pada nilai musyawarah serta semangat kemandirian masyarakat, guna memperkuat potensi lokal dan mempercepat pemerataan kesejahteraan.

Menindaklanjuti arahan nasional tersebut, Pemerintah Kota Sa­wahlunto telah mencatat ke­ma­juan konkret. Sebanyak 37 koperasi di Sawahlunto kini telah me­nyelesaikan proses legalitas dan memperoleh badan hukum, se­bagai bagian dari persiapan pembentukan kelembagaan KMP.

Lebih lanjut, Pemko Sawahlunto telah menyusun rencana kerja jangka pendek, yang meliputi: Pelatihan manajemen koperasi untuk pengelola dan pengawas koperasi,pelatihan kewirausahaan dan pemasaran pro­duk, serta penguatan modal usaha, yang akan difasilitasi melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai mitra pendukung program.

Wali Kota Riyanda menekankan pentingnya menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

“Keberadaan Koperasi Merah Putih harus menjadi peluang strategis untuk menumbuhkan potensi ekonomi lokal, menurunkan angka kemiskinan, serta menjawab persoalan sosial lainnya,” tegas Wali Kota.

Ia juga menginstruksikan agar program kerja jangka pendek tersebut segera diimplementasikan, dengan pemantauan rutin dan evaluasi cepat terhadap setiap kendala yang muncul, agar program ini bisa berjalan berkelanjutan, responsif, dan adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi ma­syarakat Sawahlunto. (pin)