PADANG, METRO–Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Kota Padang menggelar serangkaian kegiatan keagamaan saat memeringati 1 Muharram 1447 Hijriah. Acara diawali Tabligh Akbar sekaligus taaruf siswa baru dengan Ustaz DR. Nofembri, M.Pd.
Kepala MIN 6 Kota Padang, Rusmatul Amri, S.Pd, M.Pd, mengatakan peringatan 1 Muharram dimeriahkan oleh guru, pegawai, 511 siswa/siswi dan wali murid. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan Ustaz DR. Nofembri, M.Pd, dengan memberikan tausiah serta doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur dan harapan atas datangnya Tahun Baru Islam.
Rusmatul menyampaikan pentingnya momen 1 Muharram sebagai ajang perenungan dan peningkatan kualitas diri.
“Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk melakukan muhasabah, introspeksi diri, dan memperkuat tekad memperbaiki akhlak serta kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat,” ujarnya.
Momen refleksi untuk Hijrah, Rusmatul Amri juga mengajak kepada seluruh siswa dan keluarga besar MIN 6 Kota Padang menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momen refleksi untuk hijrah ke arah yang lebih baik.
“Hijrah itu berpindah dari masa lalu menuju masa depan yang lebih baik. Selamat menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Mari jadikan momen ini sebagai pemicu semangat, sebagaimana hijrah di masa Rasulullah adalah tonggak membangun kekuatan dan strategi umat,” ucap Rusmatul Amri.
Amri juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, serta terus melanjutkan pengabdian untuk negeri.
“Tabligh akbar ini tidak sekadar menjadi perayaan pergantian tahun hijriah, tapi juga simbol kebersamaan, keimanan, dan semangat kolektif untuk menjadi insan yang lebih baik — menuju ridho Ilahi,” tandasnya.
Selain itu kata Amril, kegiatan perkenalan siswa baru di MIN atau yang sering disebut juga dengan taaruf, adalah kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa baru dengan lingkungan madrasah, guru-guru, tata tertib, serta kegiatan belajar mengajar. Ia juga menyebut hal ini sesuai dengan moto MIN 6, yakni Mata Hati (Madrasah Tahfidz Harga Mati).
“Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk saling mengenal satu sama lain dan membangun rasa kebersamaan,” jelasnya.
Selanjutnya kata Amri, pentingnya taaruf sangat penting bagi siswa baru untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan baru dan mempersiapkan diri untuk memulai masa belajar di madrasah.
“Dengan mengenal lingkungan dan orang-orang di madrasah, siswa akan merasa lebih nyaman dan siap untuk belajar,” tuturnya. (ped)






