PAYAKUMBUH/50 KOTA

SMA Negeri 5 Payakumbuh Masih Kekurangan Siswa 2 Rombel

3
×

SMA Negeri 5 Payakumbuh Masih Kekurangan Siswa 2 Rombel

Sebarkan artikel ini
MASIH KEKURANGAN SISWA— Para siswa SMAN 5 Payakumbuh saat mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) telah dimulai sejak pekan lalu. Hingga saat ini, SMAN 5 maish kekurangan 2 rombel.

LIMAPULUH KOTA, METRO –Meski Proses Belajar Mengajar (PBM) telah di­mulai sejak pekan lalu, namun hingga saat ini Kuota Siswa baru di SMA N 5 Payakumbuh belum terpenuhi, mereka masih kekurangan ratusan siswa atau sekitar 2 Rombongan Belajar (Rombel). Terkait kondisi tersebut, pihak sekolah berharap adanya regulasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan.

Saat ini SMA N 5 Payakumbuh kekurangan  158 siswa baru. Sebelumnya mereka telah  menerima siswa yang telah men­daf­tar secara online sebanyak 83 orang, dengan rincian 8 orang dari jalur afirmasi, 12 prestasi, 61 domisili, dan 2 pada tahap pemenuhan daya tampung.

Pihak sekolah masih menunggu regulasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat terkait agar terpenuhi kuota 241 siswa untuk 7 rombongan belajar. “Untuk kuota yang sebelumnya kita sediakan untuk siswa baru belum terpenuhi dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 ini, masih tersisa untuk 158 orang, kita masih menunggu adanya regulasi sehingga kuota bisa terpenuhi,” ucap Kepala SMA N 5 Payakumbuh, Erwin Satriadi melalui Wakil Kesis­waan, Fatma Sari, Senin (21/7).

Lebih jauh Fatma Sari menjelaskan, saat ini jumlah siswa dalam tahun ajaran 2025-2026 ini, kelas 12 ada sebanyak 132 orang, kelas 11 sebanyak 175 orang, sementara kelas 10 masih menunggu terpe­nuhi­nya kuota. “Untuk Ma­sa Pengenalan Ling­kungan Sekolah atau MP­LS telah dimulai sejak 1 minggu lalu dan efektif pembelajaran sudah mulai di hari ini,” ujarnya.

Secara zonasi, untuk SMAN 5 Payakumbuh ini, domisili siswa berada di kawasan beberapa Kelurahan di Kota Payakumbuh seperti Limbukan, Balai Panjang, Padang Karambia, Koto Tuo Limo Kampuang, Sawahpa­dang­ Aua Kuniang, Kapalo Koto Ampangan, Bulakan Balai Kandi, Talang, Payolansek, Pakan Sinayan, dan Kubu Gadang.

Termasuk beberapa Nagari dari Kabupaten Lima Puluh Kota, seperti Nagari Piladang, Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu, Nagari Sungai Beringin, dan Situjuah Gadang.

Sekolah ini menyandang status Semi Boarding School. SMAN 5 Payakumbuh terkenal dengan prestasi di bidang olah raga volleyball, tidak hanya itu di bidang akademik dan non akademik lainnya juga sudah ratusan iven yang diikuti dan dijuarai di tingkat Provinsi dan Nasional oleh SMAN 5 Payakumbuh.

Ketua OSIS XII Syahrotu Nayla Susanto, siswi asal Bonai, Koto Nan Ampek menyampaikan motivasinya masuk ke SMAN 5 Payakumbuh karena sekolah ini Boarding School,­ dan banyak pres­tasi di berbagai bidang. “Cocok untuk mengembangkan minat dan bakat Nayla di sini. SMAN 5 Payakumbuh, mendukung itu dengan menyediakan sarana dan prasarana,” kata siswi yang pernah ikut Olimpiade Informatika tingkat Kota Payakumbuh itu. Nayla juga menyampaikan dengan lokasi se­kolah jauh dari jalan raya, mereka bisa fokus belajar karena tidak ada suara bising ribut kendaraan. “Lingkungan di sini sangat asri dan masyarakat setempat juga ramah dengan siswa siswi, cocok buat yang ingin menuntut ilmu dengan pemandangan alam,” pungkasnya. (uus)