SOLOK, METRO–Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok lakukan sosialisasi dan seminar pencegahan LGBT di kalangan siswa sekolah tingkat SMP.
Ketua GOW Ny. Lian Octavia Candra menyampaikan bahwa saat ini semua pihak tidak bisa menutup mata bahwa prilaku menyimpang seperti LGBT dan seks bebas, mulai dianggap hal yang biasa oleh sebagian kalangan.
“Kegiatan ini bukanlah bentuk kebencian apalagi menghakimi siapapun. Tetapi kegiatan ini adalah bagian dari tanggungjawab kita semua sebagai orang tua, sebagai perempuan dan sebagai organisasi yang peduli terhadap anak anak bangsa untuk memberantas prilaku yang menyimpang,” ujar Lian Octavia Candra.
Sementara itu Ketua TP PKK kabupaten Solok sekaligus penasehat GOW Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu mengatakan, tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang bahaya LGBT. Sekaligus lanjutnya mencegah penyimpangan perilaku dan dampak negatifnya. Seperti penularan HIV/AIDS. Sosialisasi ini harus menekankan pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi pergaulan negatif, dan memperkuat nilai-nilai agama serta moral.
Sutri Haryani Ketua Bidang Sosial Budaya, Kesehatan, Agama dan Lingkungan Hidup selaku Ketua Pelaksana mengatakan, kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan bermula dari keresahan masyarakat Kabupaten Solok tentang banyaknya kasus LGBT dan seks bebas di kalangan remaja saat ini.
“Generasi muda kita di sekolah adalah masa depan bangsa, mereka adalah anak- anak kita yang perlu dijaga dari keterpurukan moral dan mereka butuh ilmu pemahaman tentang bahaya LGBT dan seks bebas agar mereka bisa menjaga diri dari hal itu,” ucap Sutri Haryani.
Lebih lanjut Sutri Haryani mengatakan, acara seminar ini menghadirkan 200 orang siswa SMP dari 20 SMP negeri yang ada di 3 Kecamatan, yaitu tujuh SMP negeri di Kecamatan Gunung Talang, Sembilan SMP negeri di Kecamatan Kubung, dan empat SMP negeri di Kecamatan Bukit Sundi. Ditambah 20 orang guru BP. Acara ini mendatangkan narasumber Bapak Dede Bafaqih yang sehari hari menjabat sebagai Konsultan Legal dan HRD yayasan Waqaf Bunda Sa’adiah Solok. (vko)






