AGAM, METRO – Pengiriman logistik Pemilu ke beberapa kecamaan di wilayah Pemkab Agam sempat terkendala cuaca. Sehingga, cuaca hujan yang mengakibatkan salah satu kecamatan di Agam sempat longsor sehingga menghadang kendaraan mendisribusikan logistik dihadang longsor.
Bupati Agam Dr H Indra Catri memerintahkan semua personel dan armada dinas di setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dalam keadaan standby dan kondisi prima, untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019.
Dipantau 2 hari terakhir, logistik Pemilu telah sampai di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam. Namun, di beberapa kecamatan, perjuangan pendistribusian logistik Pemilu sedikit lebih berat dikarenakan kondisi cuaca.
Seperti dijumpai di Kecamatan Baso, akibat hujan deras yang melanda kawasan itu, telah terjadi longsor di Bukik Apik Padang Tarok yang menutupi badan jalan akses distribusi logistik Pemilu, pukul 22.00 WIB malam. Namun berkat kesigapan masyarakat nagari, aparat Forkopimca, BPBD dan Satpol PP Damkar, jalan telah kembali bisa dilalui dengan normal.
Hal serupa juga terjadi di Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak pukul 00.10 WIB tadi malam. Longsor menutupi badan jalan yang mengganggu proses distribusi logistik Pemilu. Namun kembali berhasil diatasi secara bersama oleh masyarakat Nagari dan OPD terkait. Dan arus lalu lintas sudah berlangsung normal.
Indra Catri dalam keterangannya Senin (15/4) menyampaikan, kondisi perubahan cuaca yang cukup ekstrim akan menjadi tantangan tersendiri dalan penyaluran logistik Pemilu. Namun segenap jajaran Pemkab Agam dipastikan dalam kondisi siap sedia untuk mengatasi kendala-kendala yang mungkin terjadi dalam proses persiapan Pemilu 2019.
“Kita menyiapkan langkah-langkah pre-emptive dalam semua faktor terkait persiapan Pemilu 2019, termasuk faktor cuaca yang tidak bisa diprediksi. Semua jajaran dalam keadaan siap, baik personil maupun peralatan. Insya Allah Pemilu 2019 ini berlangsung lancar di Agam,” harapnya. (pry)





