SOLOK, METRO–Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, kembali mengalami kecelakaan saat menuju lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Kali ini, insiden tersebut terjadi di tikungan Jalan Lintas Sumatra Solok – Padang tepatnya di kawasan Sukarami, Kecamatan Gunung Talang, Rabu (16/7) sekitar pukul 13.30 WIB.
Akibat kecelakaan tunggal itu, lima personel Damkar mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Dari lima personel yang terluka, salah satunya mengalami ima patah pada bagian tangan kiri dan luka-luka pada bagian wajah.
Dari informasi yang didapat di lokasi kejadian, mobil Damkar Kabupaten Solok yang berposko di Arosuka hendak menuju Nagari Supayang yang dilaporkan tengah terjadi kebakaran lahan.
Sejumlah personel Damkar langsung berangkat merespon laporan tersebut.Namun kendaraan yang melaju dari arah Arosuka menuju Solok itu oleng saat melintasi tikungan kawasan Sukarami. Sopir tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga mengalami rebah kudu. Sejumlah personel yang ada di atas kendaraan ikut terhempas ke jalan raya hingga mengalami luka luka.
Masyarakat bersama petugas Lantas Polres Solok yang ada di lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan. Korban yang mengalami luka luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Untuk menghindari kemacetan, petugas langsung mengatur lalulintas hingga mobil Damkar di evakuasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Aini membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, armada yang ditempatkan di Pos Arosuka itu mengalami kecelakaan saat perjalanan menuju lokasi kebakaran.
“Armada kami kecelakaan tunggal dan saat ini kami tengah memastikan kondisi personel yang ada di lokasi kecelakaan. Meski armada kami mengalami kecelakaan, masyarakat tidak perlu khwatir apabila ada kebakaran, kita tetap siap untuk melakukan pemadaman dengan armada-armada yang lain,” katanya.
Terpisah Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido mengatakan, kecelakaan mobil dinas Damkar jenis truk Hino dengan pelat nomor BA 9003 HK diduga akibat out of control atau hilang kendali.
“Mobil dikemudikan Haristo Munandar itu membawa delapan petugas damkar, yakni Suhatril, Riki Rikardo, Gemi Ramadhani, Syamsul Bahri, OOS Saputra, Pisrianto, Ferbrinaldi serta Tissandre Victorino,” jelas Iptu Rido.
Iptu Rido menjelaskan, mobil bergerak dari arah Kota Padang menuju arah Kota Solok dengan tujuan memadamkan api di Nagari Supayang. Namun sesampainya di TKP dengan situasi jalan tikungan dan turunan, mobil mengalami slip, oleng dan terbalik di badan jalan.
“Akibat kecelakaan itu, lima petugas mengalami luka. Satu di antaranya yakni Tisandre Victorino mengalami patah pada bagian tangan kiri dan luka-luka pada bagian wajah. Mereka kemudian dibawa ke RSUD Solok untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, sementara mobil Dinas Damkar mengalami kerusakan. Kasusnya kini dalam penanganan Satlantas Polres Solok,” tutupnya. (vko)






