BERITA UTAMA

Kaesang: PSI akan Bertransformasi Jadi Partai Super Terbuka

0
×

Kaesang: PSI akan Bertransformasi Jadi Partai Super Terbuka

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep

JAKARTA, METRO–Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep mengatakan partainya komitmen untuk terus bertrans­formasi menjadi partai yang semakin inklusif dan terbuka bagi siapa saja.

“PSI ini akan ber­trans­formasi menjadi partai yang super terbuka. Di mana, ketua umumnya bisa dipilih langsung oleh ang­gota. Itu kenapa saya me­mang perlu untuk keliling ke semua, supaya mau voting di Pemilu Raya,” kata Kaesang di Jatinegara pada Selasa (15/7).

Menurut dia, inti dari proses ini bukan semata-mata soal memilih dirinya atau kandidat lain, me­lainkan bagaimana men­dorong partisipasi aktif dari seluruh anggota dalam menentukan arah kepe­mimpinan partai. Kata dia, siapa pun yang terpilih nantinya sebagai ketua umum tentu memiliki tu­juan yang sama yakni mem­bawa PSI menjadi lebih besar di Pemilu 2029.

Baca Juga  Berhasil Bangun Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Bupati Pessel Hendrajoni Terima Penghargaan APN

“Saya enggak perlu me­ngajak untuk pilih no­mor 1, 2 atau 3. Yang pen­ting adalah partisipasi dari semuanya dalam pemi­lihan ketua umum. Karena saya rasa dari nomor 1, 2 dan 3, kami memiliki tujuan yang sama. PSI harus lebih baik di 2029. Harus lebih suaranya di 2029,” tegas Kaesang.

Kaesang mengatakan tidak menutup kemung­kinan kader PSI di masa mendatang bisa ikut serta dalam kontestasi politik, termasuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Tentunya, bukan hanya kalangan anak muda atau kelompok tertentu.

Baca Juga  Polda Sumbar Perpanjang Penyekatan di Perbatasan sampai 31 Mei

“Siapa tahu semua yang ada di sini ingin juga mencalonkan sebagai ang­gota legislatif. Kami ter­buka. PSI memang dilihat sebagai partai anak muda, tapi kalau saya lihat di sini secara umur ada yang di atas 20 tahun, di atas 25 tahun. Yang saya lihat itu sema­ngatnya. Kalau se­ma­ngatnya masih sema­ngat anak muda, itu harus ber­gabung dengan Partai Soli­daritas Indonesia,” ujarnya. (*)