AGAM/BUKITTINGGI

Tekan Angka Kecelakaan Lalin, Polresta Bukittinggi Optimalkan Pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang

0
×

Tekan Angka Kecelakaan Lalin, Polresta Bukittinggi Optimalkan Pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang

Sebarkan artikel ini
BINCANG PAGI— Kasat Lantas Polresta Bukittinggi saat mengisi dialog bincang pagi di RRI Bukittinggi, Rabu (16/7).

BUKITTINGGI, METRO–Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi, saat ini melaksanakan Operasi Patuh Singgalang 2025. Operasi rutin tahunan itu berlangsung selama dua pekan, dimulai pada 14 hingga 28 Juli 2025.

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Muhammad Irsyad Fathurrachman, mengatakan, operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masya­ra­kat dalam berkendara.

“Seperti dengan kegiatan yang sama di tahun-tahun sebelumnya, pe­nindakan dilakukan terha­dap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” ulasnya, saat mengisi Dialog Bincang Pagi di RRI Bukittinggi, Rabu (16/7).

Menurut Muhammad Irsyad Fathurrachman, penegakan hukum difokuskan pada sejumlah pelanggaran prioritas, antara lain, menggunakan ponsel saat berkendara, mengemudi atau mengendarai kenda­raan di bawah umur, pengendara motor berboncengan lebih dari satu orang.

Selanjutnya pengenda­ra sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi mobil tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, dan melebihi batas kecepatan.

“Selain itu, pengendara wajib membawa dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pelanggaran terhadap ini semua akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ulasnya.

Muhammad Irsyad Fat­hurrachman menerangkan, untuk memaksimalkan Operasi Patuh Singgalang ini, Satlantas Polresta Bukittinggi menurunkan seluruh personel sebanyak 54 orang, juga bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, Samsat, Jasa Raharja, dan TNI POM.

“Kita mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan untuk memeriksa kelengkapan surat kenda­raan, dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” terangnya.

Strategi pelaksanaan operasi sambung Muhammad Irsyad Fathurrachman, juga mencakup pen­dekatan edukatif dan persuasif. Polresta Bukittinggi mengedepankan langkah preemtif dan preventif di awal pelaksanaan, yang kemudian akan dilanjutkan dengan penindakan hukum (gakkum) terhadap pelanggaran lalu lintas yang be­risiko tinggi.

“Semoga operasi ini mendorong masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas. Tertib di jalan bukan hanya soal aturan, tapi juga bentuk budaya dan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2025, Muhammad Irsyad Fathurrachman berharap, kesadaran masyarakat ter­hadap keselamatan ber­lalu lintas semakin meningkat, angka kecelakaan menurun, dan pelanggaran lalu lintas di Kota Bukittinggi juga ber­kurang secara signifikan.

“Masyarakat diminta menyambut Operasi Patuh Singgalang ini dengan tertib, dan sadar hukum, demi menciptakan lalu lintas yang aman dan lancar di wilayah hukum Polresta Bukittinggi,” tukasnya. (pry)