SOLOK, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok merupakan satu-satunya Kabupaten di Sumatera yang memperoleh program Sekolah Rakyat tahap I dari pemerintah pusat. Bupati Solok Jon Firman Pandu, mengatakan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok, saat ini baru dilaksanakan tingkat SLTP. Dengan jumlah 4 rombongan belajar (rombel), dengan jumlah siswa 100 orang, terdiri dari 50 orang laki- laki dan 50 orang perempuan.
Pelaksanaan Sekolah Rakyat tersebut akan didampingi oleh 1 orang Kepala Sekolah, 12 orang tenaga pengajar, dan 10 orang tenaga kependidikan seperti wali asrama dan wali asuh.
Dan pertanggal 14 juli 2025 kemarin, telah dimulai pelaksanaan proses belajar mengajar dalam bentuk boarding school (sekolah berasrama), yang diselenggarakan di BLK Lubuak Selasih Kecamatan Gunung Talang, sebagai sekolah rintisan.
“Nantinya akan dilanjutkan di sekolah yang permanen, untuk seluruh tingkat ,SD, SLTP, dan SLTA dengan target 1.000 siswa, yang pelaksanaan pembangunannya akan di mulai di bulan September 2025 ini dan selesai pada Bulan Juni 2026 mendatang,” ujarnya.
Jon Firman Pandu juga menyampaikan bahwa peresmian Sekolah Rakyat merupakan buah dari kerja sama dan komitmen banyak pihak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan masyarakat terutama masyarakat yang kurang beruntung.
Ia menekankan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk mendorong pemerataan pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang beruntung. “Melalui Sekolah Rakyat, kita harapkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Solok. Keinginan kita, tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak dapat menikmati pendidikan,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan pesan penuh semangat kepada anak-anak yang akan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, seraya mengingatkan bahwa program ini lahir dari perhatian penuh Presiden Republik Indonesia terhadap masa depan generasi muda. (vko)






