JAKARTA, METRO–Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil meraih kemenangan gemilang pada Balapan 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup yang digelar Minggu (13/7).
Dilansir dari laman Redbull pada Senin (14/7), balapan berlangsung dalam kondisi lintasan yang kering, berbeda dari Balapan 1 pada Sabtu (12/7) yang berlangsung dalam cuaca basah dan licin, di mana Veda finis di posisi keempat.
Remaja asal Gunungkidul berusia 16 tahun ini tampil luar biasa di tengah persaingan sengit yang melibatkan lima belas pembalap KTM selama hampir sembilan belas putaran.
Veda berhasil mengunci posisi terdepan hanya dalam tiga putaran terakhir, menunjukkan strategi balap yang matang dan tenang.
Nasib sial dialami dua pesaing utama di klasemen, yakni Hakim Danish dan Brian Uriarte, yang sama-sama terjatuh dalam balapan ini dan gagal memperoleh poin.
Kejadian itu membuka peluang besar bagi Veda untuk merebut posisi puncak klasemen dan menjadi juara umum Red Bull MotoGP Rookies Cup musim ini.
Zen Mitani, pembalap asal Jepang berusia 18 tahun, juga tampil memukau dengan finis di posisi kedua meski start dari posisi ke-16 di grid.
Sedangkan posisi ketiga diraih Yaroslav Karpushin, pembalap berusia 15 tahun asal Kyrgyzstan yang mengawali balapan dari pole position.
Menariknya, posisi finis dari urutan kedua hingga kesepuluh hanya terpaut kurang dari satu detik, menandakan betapa ketatnya persaingan di lintasan balap.
Hal ini turut menambah gengsi dan nilai kompetitif ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup yang menjadi ajang pembibitan pebalap muda berbakat dunia.
Dalam wawancara usai balapan, Veda mengaku tidak menyangka akan meraih kemenangan hari itu, namun ia selalu percaya diri.
“Sejak awal saya berusaha berada di depan, tapi semua orang menyalip di mana-mana, jadi saya tetap tenang dan menjaga posisi di grup depan,” ungkap Veda Pratama, dikutip dari laman resmi Rookies Cup.
Veda memanfaatkan kondisi ban yang masih prima di putaran akhir untuk melaju kencang dan mengamankan posisi terdepan.
Veda juga sempat melihat dari layar TV raksasa insiden tabrakan antara Uriarte dan Marco Morelli yang terjadi di belakangnya.
“Saya hanya fokus ke depan, terus menekan, dan mempertahankan keunggulan,” pungkas Veda, pemenang dua kali seri Mugello tersebut. (jpg)






