METRO PESISIR

Wisata Berbasis Lingkungan, Pemkab Padangpariaman Perkuat Kemandirian Pangan

0
×

Wisata Berbasis Lingkungan, Pemkab Padangpariaman Perkuat Kemandirian Pangan

Sebarkan artikel ini
peresmian green house Nyarai—Kadis Disparpora Padangpraiamamn M Fadlhy menghadiri peresmian green house Nyarai di Pos Wisata Nyarai, Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung.

PDG. PARIAMAN, METRO–Dalam wujudkan, wisata berbasis lingkungan dan kemandirian pangan kem­bali diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Padangpariaman melalui peresmian green house Nyarai di Pos Wisata Nyarai, Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, kemarin. Pe­resmian ini, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Padangpariaman, M. Fadhly.

Acara tersebut, menjadi bagian dari program CSR hidroponik mandiri untuk wisata lestari yang digagas bersama oleh Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pokdarwis Nyarai.

Kadis Disparpora Padangpraiamamn M Fadlhy menyatakan bahwa kehadiran green house ini menjadi bukti bahwa pariwisata bisa bersinergi dengan banyak sektor, termasuk pertanian, edukasi, dan ekonomi kreatif ma­syarakat. “Wisata tidak harus melulu soal swafoto atau hiking. Dengan hidroponik ini, kita bisa hasilkan produk, edukasi, dan oleh-oleh khas. Ini bisa direplikasi di tempat wisata lain,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, terima kasih kepada pihak injourney Airport atas du­kungan CSR-nya dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan wisata berkelanjutan yang mendukung capaian SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Sementara itu, General Manager BIM, Dony Subandono, menjelaskan bahwa Nyarai dipilih sebagai lokasi CSR karena tinggi­nya semangat kolaborasi masyarakat dan Pokdarwis yang aktif.

“Program ini bukan hanya soal lingkungan, tapi memberdayakan komunitas. Kami ingin sinergi antara sektor transportasi dan pariwisata menghasilkan nilai tambah yang nyata,” ujar Dony.

Perwakilan Pokdarwis Nyarai juga menambahkan, bahwa hasil pertanian dari green house akan dimasukkan dalam paket wisata, baik untuk kegiatan tracking maupun memancing. “Kegiatan kecil ini, kalau dikelola dengan baik bisa berdampak besar. Mari kita jadikan Nyarai sebagai model wisata produktif dan lestari di Padang Pariaman,” tambahnya mengakhiri (efa)