PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad dan rombongan Pemerintah Kota Pariaman mengunjungi Yayasan PASIM Sukabumi, di Komplek Pendidikan PASIM, Jalan Prana No. 8A, Cikole, Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat,kemarin. Yayasan PASIM ini sudah berdiri sejak 11 Juni 1996 ini, oleh Rinalwan Bucahri, yang berperan sebagai Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Pasim Sukabumi dan Ketua Yayasan Pasim Sukabumi, Wati Purnaningrum. Yayasan PASIM Sukabumi ini hadir untuk menjawab keraguan akan adanya Lembaga Pendidikan yang berkualitas, dengan berbasiskan Teknologi dan karakter Islami.
Menurut Yota Balad, Yayasan PASIM di Sukabumi ini sangat luar biasa, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMK, yang awalnya hanya melihat Universitas nya saja, tapi kami tertarik dengan program Pak Rinlawan dan Bu Wati Purnaningrum, yang menggabungkan antara teknologi dengan karakter islami. “IT itu bukan islam terpadu tapi Islam teknologi, dan hal ini yang diterapkan di PASIM ini, karena itu, saya juga mengajak pendiri PASIM, supaya bisa juga mengembangkan sekolah PASIM ini di Kota Pariaman, Sumatra Barat, sehingga masyarakat kita, terutama anak yang beragama Islam itu, tidak hanya Islam terpadu yang ada saja, tapi betul- betul mengenal agama dan teknologi saint,” ungkapnya.
Yota Balad menjelaskan bahwa pertemuan ke Yayasan PASIM ini, difasilitasi oleh Prof Armai Arief yang insya Allah katanya bisa menampung anak-anak yang kurang mampu dari Kota Pariaman untuk belajar di Sekolah-Sekolah dibawah naungan Yayasan PASIM, dimana disepakati sebanyak 25 orang anak yang kurang mampu bisa sekolah gratis disini, ulasnya. “Kami sangat bersyukur sekali, dimana 25 orang anak dari Kota Pariaman bisa sekolah di PASIM tanpa di pungut bayaran, dan insyaallah nantinya yang lulus dari sekolah inipun, akan langsung mendapatkan pekerjaan. Karena itu, kami datang ke sini untuk melihat langsung, ternyata memang benar, fasilitas sekolah di PASIM ini sangat luar biasa,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Pariaman berharap bahwa Sekolah PASIM ini kedepannya semakin terkenal dan melahirkan generasi siap kerja yang berakhlak islami di Indonesia saja. tetapi bisa juga untuk mendunia, tuturnya.
Dia juga menyampaikan bahwa visi misi dirinya, yaitu bagaimana Kota Pariaman itu unggul di segi SDM (Sumber Daya Manusia), unggul itu bukan hanya pintar saja , tetapi juga harus berdasarkan agama atau ahlak. “Karena itu, kita mulai SDM unggul itu dari warga kurang mampu Kota Pariaman, yang kami sekolahkan di Pasim dan gratis,” ujarnya. “Kami berharap, dengan peluang kerjasama dengan Yayasan PASIM ini, dapat menciptakan SDM berkualitas yang mampu bersaing secara global, sehingga secara signifikan dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Pariaman,” ujarnya.
Turut mendampingi Walikota Pariaman, Prof. Dr. Armai Arief, MA, dilanjutkan dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman Hertati Taher, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP & Naker) Gusniyeti Zaunit, Plt. Kabid IKP Dinas Kominfo Kota Pariaman Zasnur Rahim dan Plt. Kasubag Rumah Tangga Setdako Pariaman Syabran Jabar. (efa)






