SAWAHLUNTO, METRO–Kementerian Agama Kota Sawahlunto menggelar Pembinaan dan Pendampingan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), sebagai langkah penguatan pengelolaan aset negara di lingkungan madrasah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 11–12 Juli 2025, bertempat di MIN 3 Kota Sawahlunto.
Kasi Penmad, Syafruddin yg juga Ketua Pelaksana Kegiatan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan BMN yang tertib administrasi, efisien dan sesuai regulasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan keakuratan data fisik dan administratif aset madrasah. Selain itu, meningkatkan kapasitas SDM pengelolaan BMN adalah langkah penting untuk menciptakan pengelolaan yang akuntabel dan transparan,” jelas Syafruddin.
Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri atas kepala madrasah, kepala urusan tata usaha (Kaur TU), serta operator BMN dari madrasah negeri di bawah Kemenag Kota Sawahlunto. Hadir pula pengawas madrasah dalam sesi pembukaan.
Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, diwakili Kasubbag TU, H. Mustatir membuka kegiatan secara resmi, Jumat(11/7). Beliau menegaskan pentingnya peran pengelola dan operator Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan madrasah. “Operator BMN memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam pencatatan dan penertiban aset madrasah. Pencatatan yang akurat menjadi fondasi utama dalam pengelolaan dan pelaporan BMN yang transparan dan tertib,” ujarnya
Ia juga menegaskan komitmen Kemenag dalam mendukung penuh pengawasan dan peningkatan kualitas pengelolaan BMN di seluruh satuan kerja di bawah naungan Kemenag Kota Sawahlunto.
Kemenag Sawahlunto mendatangkan narasumber dari pengelola BMN Kanwil Sumbar, Riswan. Kegiatan yg berlangsung 2 hari ini akan membahas teori terkait perencanaan dan pengadaan BMN, pengelolaan dan penghapusan bmn serta implementasi pengelolaan bmn madrasah, tidak hanya teori mtateri juga mencakup praktek langsung yg ke aplikasi SIMAN (Sistem Informasi Manajemenn Aset Negara).(pin)






