METRO SUMBAR

Sungai Tarab Gelar Musnag Sungai Tarab Susun Susun Renja

0
×

Sungai Tarab Gelar Musnag Sungai Tarab Susun Susun Renja

Sebarkan artikel ini
MUSYWARAH NAGARI— Nagari Sungai Tarab menggelar Musnag dan fokus membahas RKP 2026 dan prioritaskan usulan pembangunan Nagari Sungai Tarab, di gedung SKB Sungai Tarab.

TANAHDATAR, METRO –Musyawarah Nagari Sungai Tarab Fokuskan RKP 2026 dan Prioritaskan Usulan PembangunanNagari Sungai Tarab gelar Musya­warah Nagari (Musnag) Kecamatan Sungai Tarab,  beberapa waktu lalu, di Gedung SKB Sungai Tarab. Pe­nyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari (RKP) Tahun 2026 dan pengusulan Daftar Usulan RKP (DU RKP) Tahun 2027.

Musnag dibuka Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Sungai Tarab Roni Herwandi. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD), Tim Mu­syawarah Kabupaten, Forkopimca, Camat Sungai Tarab Miza Aziz, Wali Nagari Romi Chandra, BPRN, KAN, Wali Jorong, tokoh masyara­kat, niniak mamak, TP PKK Nagari, Bundo Kanduang, pemuda, dan tamu undangan lainnya.Dalam sambutannya, Wali Nagari Roni Herwandi menekankan pentingnya Musnag sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat jorong untuk kemudian dijadikan dasar penyusunan RKP dan DU RKP Nagari.

”Musyawarah Nagari adalah forum resmi yang diselenggarakan BPRN untuk merumuskan rencana pembangunan jorong, yang hasil­nya akan dijadikan pedoman bagi pemerintah nagari dalam menyusun rancangan RKP dan DU RKP,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pe­laksanaan Musnag sudah diatur dalam Undang-Undang, Permende dan Peraturan Bupati mewajibkan seluruh nagari menyusun perencanaan pembangunan secara partisipatif dan berbasis kebutuhan ril masyarakat.

”Hasil Musnag ini akan menentukan prioritas kegiatan dan juga membentuk tim verifikasi nagari untuk memastikan kelayakan usulan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk benar-benar menye­leksi usulan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.”Kami berharap, setiap usulan yang diajukan dapat ditentukan sumber pendanaannya dan mempertimbangkan manfaat langsungnya bagi masyarakat. Jangan sampai kegiatan dilaksa­nakan tapi tidak dirasakan dampaknya oleh warga,” katanya.

Sementara itu, Camat Sungai Tarab Miza Aziz dalam arahannya mengingatkan bahwa pada tahun 2025 sebagian besar pemba­ngunan fisik tidak lagi menjadi prioritas akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.”Musnag ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan kebutuhan ma­syarakat yang benar-benar prio­ritas. Kita harus bijak memilih karena pembangunan fisik tahun ini akan sangat terbatas.

Selain itu, persoalan sampah yang belum teratasi hingga kini juga harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya Musnag ini, diharapkan Pemerintah Nagari Sungai Tarab dapat me­nyusun rencana kerja yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat. (ant)