BERITA UTAMA

Forum Silaturahmi Gerakan Bersama Membangun Kabupaten Solok, Komitmen Bersama Bangun Daerah Berbasis Adat dan Kearifan Lokal

0
×

Forum Silaturahmi Gerakan Bersama Membangun Kabupaten Solok, Komitmen Bersama Bangun Daerah Berbasis Adat dan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
FOTO bersama peserta dan narasumber Forum Silaturahmi Gerakan Bersama Membangun Kabupaten Solok.

FORUM silaturahmi yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok seakan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, Wali Nagari dan masyarakat, memiliki peran strategis dalam membangun Kabupaten Solok kedepan. Apa­lagi begitu besar ha­rapan akan daerah Kabupaten Solok yang lebih maju dan berkarakter, dengan mengedepankan nilai adat, budaya, dan kearifan lokal.

Untuk harapan besar itu, Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Forum Silaturahmi Gerakan Bersama Membangun Ka­bupaten Solok bertempat di Ruang Pertemuan Solok Nan Indah. Forum ini dibuka langsung oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu.

Langkah inipun membuktikan Jon Firman Pandu berupaya merangkul seluruh element ma­sya­rakat dalam membangun daerah. Diakuinya, banyak potensi yang harus di­libatkan aktif agar pembangunan yang dilaksanakan dapat terujud sesuai harapan bersama.

Dalam agenda itu turut hadir Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur For­kopimda, Sekda Medison, para Staf Ahli,  jajaran Asisten, Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Solok, Ketua KAN dan Ketua BPN se-Kabupaten Solok, para tokoh masya­ra­kat, bundo kanduang dan para undangan lainnya.

Sejumlah to­koh pun men­jadi narasumber dalam kegiatan itu. Sebut saja Ga­mawan Fauzi, mantan Bupati Solok Periode 1995–2005, Syamsu Rahim mantan Bu­pati Solok Periode 2010–2015 dan Gusrizal Gazahar Ketua MUI Sumatera Barat, memberikan pandangannya.

Diakui Jon Firman Pandu, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjalin silaturahmi, sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai unsur dan masyarakat. Tujuannya pun jelas agar pembangunan di Kabupaten Solok berjalan secara selaras, partisipatif, dan berkelanjutan.

Bupati Solok Jon Firman Pandu dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena forum ini dapat mempertemukan kembali berbagai elemen penting di Kabupaten Solok, termasuk tokoh-tokoh yang pernah me­mimpin daerah ini.

“Rasa syukur yang luar biasa karena melalui forum ini kita dapat berkumpul bersama para tokoh, dengan kesadaran bahwa Solok ini harus kita urus secara bersama-sama. Program pemerintah daerah dan pusat memang harus sejalan, namun tetap sesuai dengan kearifan lokal kita, membangun dengan pertimbangan yang matang,” ucap Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa saat ini terdapat banyak persoalan di tengah masyarakat yang perlu dihadapi bersama. Melalui masukan dari pa­ra nara sumber, diharapkan akan muncul keselarasan langkah dan solusi yang tepat dalam me­nyelesaikan segala persoalan yang ada di tengah masyarakat.

“Wali Nagari merupakan ujung tombak kita dalam menyelesaikan ber­bagai persoalan yang terjadi, untuk itu kita ingin para Wali Nagari turut serta mendukung penuh program pemerintah da­erah, karena sejatinya program pemerintah dae­rah adalah untuk masya­ra­kat,” tegasnya.

Pada kesempatan ter­sebut, selaku narasumber Syamsu Rahim menekankan pentingnya mem­fung­sikan kembali lembaga nagari sesuai dengan peran dan kewenangan aslinya agar dapat menjawab persoalan-persoa­lan di tengah masyarakat.

Sementara Gusrizal Gazahar mengajak ma­syarakat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai adat dan agama yang pernah menjadi dasar kehidupan masyarakat Solok. Ia mendorong nagari-nagari agar segera menyusun peraturan nagari anti kemaksiatan. Menurutnya, rasa cemas saja tidak cukup, tetapi perlu tindakan nyata dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah atau forkopimda.

Gamawan Fauzi mengangkat tema tentang pemerintahan, agama, dan adat, dan meminta agar para pengambil kebijakan tidak ragu dalam menentukan arah pembangunan. Gamawan Fauzi juga me­ngatakan bahwa nilai-nilai adat tidak hanya sekedar omongan atau pidato semata, tetapi perlu diterapkan secara konsisten disetiap nagari.

Kepada para ASN, Ga­mawan Fauzi berpesan agar berdedikasi sebagai pelayan publik demi memberi kemudahan kepada masyarakat.

Di akhir acara, Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan kembali bah­wa seluruh materi, arahan, dan paparan yang telah disampaikan oleh para to­koh harus segera ditindaklanjuti dengan serius, dan menjadi kesepakatan bersama, demi kemajuan Ka­bupaten Solok ke depan.

“Saya berharap mari kita bersepakat menin­daklanjuti ini semua dengan penuh keseriusan,” tutup Bupati. (***)