BERITA UTAMA

Pemulung Tewas Ditabrak BMW, Kepala Robek, Kaki dan Tangan Patah

0
×

Pemulung Tewas Ditabrak BMW, Kepala Robek, Kaki dan Tangan Patah

Sebarkan artikel ini
TABRAK PEMULUNG— Mobil BMW yang menabrak pemulung hingga tewas di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payakumbuh Barat, diamankan di Mapolres Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, METRO–Nasib tragis dialami seorang pemulung yang sudah lanjut usia (lansia) di Kota Payakumbuh. Pasalnya, ia tertabrak mobil BMW saat memulung sampah di pinggir di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Senin (7/7) sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibat insiden itu, korban bernama Dasril (70) mengalami luka yang sangat parah. Kedua kakinya patah dan tangan kirinya patah tulang serta dahinya robek. Warga setempat yang melihat kejadian itu, langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan membawanya ke rumah sakit.

Namun sayangnya, korban Dasril yang sempat mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis di rumah sakit selama beberapa jam, pada pukul 20.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan sopir mobil diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Lantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman melalui Kanit Gakkum, Aipda Hardiman membenarkan kecelakaan antara mobil BMW yang menabrak pejalan kaki tersebut. Menurutnya, meski kejadiannya dinihari, pihaknya baru mendapatkan laporan adanya kecelakaan itu pada pukul 09.00 WIB.

“Setelah mendapat laporan adanya kecelakaan itu, kami langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan mobil dan melakukan olah TKP. Selain itu, kami juga mengecek kondisi korban yang kritis dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit,” ungkap Aipda Hardiman.

Dijelaskan Aipda Hardiman, kronologi kejadian bermula ketika pejalan kaki yang bernama Dasril sedang berdiri atau memulung sampah di pinggir jalan pada jalur kiri. Lalu, mobil BMW dengan nopol BA 312 yang dikemudikan Rafee Akhtar Azmi (20) dari arah pasar Payakumbuh menuju Koto Nan Ampek hilang kendali dan menabrak Dasril.

“Akibat kejadian tersebut, korban Dasril menderita patah dan luka di sekujur tubuhnya. Dasril mengalami benturan di kepala, luka robek di dahi, patah tulang di bagian tangan kiri, patah tulang kaki kanan dan kaki kiri. Korban dinyatakan meninggal pada malam ini,” jelas Aipda Hardiman.

Aipda Hardiman menuturkan, korban sudah dirawat di Rumah Sakit Adnaan WD Kota Payakumbuh. Sementara mobil BMW, mengalami kerusakan materil sedang pada bagian bodi sisi depan dan kanan. Mobil tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti.

“Korban sehari-harinya bekerja sebagai pemulung. Sedangkan pengendara mobil dipastikan tidak dipengaruhi alkhol maupun narkoba saat berkendara. Sopir mengaku pulang nongkrong dari kafe bersama dua rekannya yang juga berada di dalam mobil saat kejadian,” tutup dia.

Direktur RSUD Adnaan WD Payakumbuh, Efitrimelly mengatakan, korban mengalami luka sangat berat dengan tingkat kesadaran hanya 30 persen. Setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WIB.

“Pasien bernama Dasril ini tiba di rumah sakit dengan kondisi yang sangat parah. Tidak sadar dan kritis. Awalnya, kita akan merujuk pasien ini ke Padang karena harus menjalani bedah saraf. Tapi ruang ICU di Padang penuh. Makanya, pasien tidak jadi dirujuk ke rumah sakit lain dan dirawat di  ICU RSUD Adnaan WD sampai pasien dinyatakan meninggal dunia,” tutup dia. (*)