JAKARTA, METRO–Mantan pebulu tangkis Kevin Sanjaya Sukamuljo menyoroti melempemnya prestasi ganda putra Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Dia menyinggung motivasi para pemain, yang dinilainya mudah menyerah.
Beralih profesi sebagai pebisnis pasca pensiun tak membuat Kevin Sanjaya Sukamuljo tak lagi mengikuti bulu tangkis. Mantan pemain nomor satu dunia sektor ganda putra itu masih memantau perkembangan bulu tangkis Indonesia.
“Bulu tangkis tetap, tidak akan saya tinggalkan. Pastinya saya masih tetap mengikuti bulu tangkis,” kata Kevin Sanjaya di Jakarta, Minggu (6/7).
Kevin pun mengungkap pandangannya terhadap bulu tangkis Indonesia sekarang. Khususnya sektor ganda putra yang tengah melempem. Bahkan pada tahun ini saja, Fajar Alfian dan kolega belum memberikan gelar.
Suami dari Valencia Tanoesoedibjo itu menyinggung motivasi para atlet sekarang. Kevin menekankan pemain harus menanamkan motivasi lebih baik lagi baik dalam latihan maupun pertandingan.
“Pastinya motivasi harus dibiasakan dari latihan. Dari latihan sudah harus tidak gampang mau kalah dan itu otomatis kebawa ke turnamen, di saat tertekan,” kata Kevin Sanjaya.
Pemain jebolan PB Djarum Kudus itu juga menyoroti daya juang para pemain. Menurut Kevin, ganda putra Indonesia kini terlihat kehilangan daya juang saat menghadapi situasi sulit dalam pertandingan.
Dia merasa pemain harus mampu mempertahankan itu dan berjuang dulu selama pertandingan. Hal itu ia katakan berdasarkan pengalamannya ketika masih menjadi atlet.
“Kalau saya melihat, sekarang mereka saat tertekan dan sebagainya, mereka gampang menyerah. Mereka tidak mau berusaha dulu padahal masih ada peluang sebelum game,” tuturnya.
“Pengalaman pribadi, beberapa kali sudah ketinggalan jauh, tapi selama masih coba ya ada aja jalannya,” jelas Kevin menambahkan.
Sebagai informasi, prestasi terbaik ganda putra pada tahun ini hanyalah runner-up. Yakni lewat Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di All England 2025, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Indonesia Masters 2025, dan Daniel Marthin/Muhammad Shohibul Fikri pada Swiss Open dan Thailand Masters 2025. (jpg)






