BERITA UTAMA

2 Alat Berat Diturunkan Keruk Sedimen Batang Arau, Sepanjang 530 Meter dari Jembatan Siti Nurbaya ke Arah Hulu Sungai

0
×

2 Alat Berat Diturunkan Keruk Sedimen Batang Arau, Sepanjang 530 Meter dari Jembatan Siti Nurbaya ke Arah Hulu Sungai

Sebarkan artikel ini
TRANSFORMASI BATANG ARAU— Kepala Dinas PUPR PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, PPK OP SDA BWS Sumatera V Syatriawan dan pejabat lainnya, melakukan peninjauan kawasan Batang Arau, Jumat (4/7). Senin (7/7) Pemko akan melakukan pengerukan sedimen Batang Arau sepanjang 530 meter.

BATANGARAU, METRO–Pemko Padang terus bergerak melakukan revi­ta­lisasi terhadap kawasan wi­sata strategis jelang perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356.  Salah satu yang menjadi perha­tian khusus adalah ka­wa­san Sungai Batang Arau yang akan ditata menye­lu­r­uh, termasuk pengerukan se­dimen di muara sungai de­ngan mengerahkan dua alat berat.

Untuk mengetahui proses pengerjaan, jajaran Pemko Padang bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, PT Pe­lin­do, dan KSOP Teluk Ba­yur melakukan pe­nin­jauan ke Batang Arau, Jumat (4/7).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pa­dang, Tri Hadiyanto menyampaikan bahwa penataan ini menjadi langkah awal transformasi wajah Batang Arau sejalan dengan arahan Wali Kota Pa­dang, Fadly Amran yang ingin menjadikan Batang Arau sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.

“Selama ini kawasan Batang Arau belum pernah ditata secara menyeluruh. Masih banyak struktur jetty atau dermaga kapal yang belum tertib. Penataan ini mencakup penertiban jetty, penataan kapal, serta pengerukan sedimen sungai,” ujarnya.

Tri juga menjelaskan bahwa pengerukan sedimen akan dimulai pada Senin (7/7) dengan mendatangkan dua unit alat berat dari BWS Sumatera V. Lokasi pengerukan akan dimulai dari kawasan Seberang Palinggam hingga melewati bawah Jembatan Siti Nurbaya.

“Kami mohon dukungan masyarakat. Ini bukan penggusuran, melainkan penataan demi menjadikan Batang Arau sebagai pusat destinasi wisata yang mam­pu menggerakkan ro­da perekonomian masya­rakat sekitar,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pembenahan jangka panjang, Pemko Padang juga akan menyusun desain ren­cana penataan kawa­san Batang Arau sebagai bahan pengajuan izin ke Kementerian PUPR.

Syatriawan selaku PPK OP SDA BWS Sumatera V mengatakan bahwa penge­ru­kan sedimen Sungai Batang Arau merupakan bagian dari tindak lanjut kesepakatan bersama Pemko Padang sekaligus mendukung pelaksanaan event HJK ke-356 yang akan digelar di kawasan ini.

“Kami akan melaksanakan pengerukan sepanjang 530 meter dari Jembatan Siti Nurbaya ke arah hu­lu sungai. Ditargetkan se­lesai pada 3 Agustus mendatang dengan meng­gu­nakan dua unit alat, yai­tu ekskavator amfibi dan ekskavator lohan,” jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemko Padang untuk memastikan proses revitalisasi dapat berjalan sesuai rencana, sehingga dapat memberikan dampak positif untuk warga sekitar dan dunia pariwisata Kota Pa­dang.

Kegiatan peninjauan turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Ances Kurniawan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, perwakilan Dinas Pariwisata, Kasat Pol PP Chandra Eka Putra, Kabid DLH, Camat Padang Barat Pagara, Plt Camat Padang Selatan Arliswandi, serta jajaran dari PT Pelindo dan KSOP Teluk Bayur. (ren/rel)