METRO SUMBAR

Pegang Tampuk PDK Kosgoro 1957, Weno Aulia Durin: Wadah Berkarya untuk Masyarakat

3
×

Pegang Tampuk PDK Kosgoro 1957, Weno Aulia Durin: Wadah Berkarya untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PATAKA— Ketua Umum Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 , Dave A.F Laksono menyerahkan bendera Pataka Kosgoro 1957 kepada Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumbar, Weno Aulia Durin Dt. Tumangguang.

PADANG, METRO–Weno Aulia Durin Dt. Tumangguang terpilih sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumbar periode 2025-2030 , Secara Alkamasi pada Musyawarah Daerah X PDK Kosgoro 1957 Pro­vinsi Sumatera Barat dengan mengusung tema “ Melalui Musda Kita Bangun Solidaritas dan Memantapkan Konsolidasi”, Rabu –Kamis (2-3 /7) di Pangeran City Hotel.

Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumbar, Weno Aulia Durin Dt. Tumangguang, mengatakan Musda merupakan forum tertinggi di­dalam organisasi yang memiliki trans strategis dalam menentukan arah dan kebijakan organisasi kedepannya.

“Kami berharap sesuai dengan tema pada  Musda “Melalui Musda Kita Ba­ngun Solidaritas dan Memantapkan Konsolidasi”, dan pada musda ini menghasilkan keputusan – keputusan berkualitas dan serta merumuskan program – program kerja yang relevan sesuai dengan kebutuhan  tantangan organisasi kedepannya,’ ungkap Weno Aulia Durin Dt. Tumangguang.

“Organisasi ini adalah wadah bagi kita untuk ber­karya, berkreasi, berkontribusi bagi masyarakat, ka­rena musda menjadi momentum untuk memperherat silaturahmi, meningkatkan solidiritas dan memantapkan konslidasi mencapai tujuan kita bersama,” tandas Weno Aulia Durin Dt. Tumangguang.

Baca Juga  Sekda Mawardi Roska: Masalah Stunting di Pessel Perlu Kerjasama Apik Antarlini

Sementara itu mewakili Ketua DPD Golkar Gol­kar, Muhammad Dhanni Hariyona, mengatakan selamat dan sukses atas ter­selenggranya Musya­wa­rah Daerah X PDK Kosgoro 1957 Provinsi Sumatera Barat.

Musda adalah momentum penting, bukan saja ajang pemilihan ketua tetapi evaluasi dan penyusunan sekaligus bagi wadah konslidasi organisasi untuk semakin memperkuat peran Kosgoro 1957 di Suma­tera Barat.

“Kosgoro 1957 sebagai salah organisasi pendiri dari sayap Partai Golkar dan memiliki secara panjang dan kontribusi yang sangat besar dalam perjuang serta pembangunan bangsa,” katanya.

Sejak didirikan Kosgoro 1957  selalu menjadi pilar yang kokoh dalam mencetak kader – kader yang berkualitas yang berdikasi sera memiliki semangat kekaryaan, kesolidtan,dan kegotong royongan,nilai – nilai tersebut harus terus kita jaga, dan aktualitasi dan setiap gerak langkah.

“Kami dari DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat sangat menyadari bahwa Kosgoro 1957  a­dalah salah satu kekuatan strategis yang tidak terpisahkan dari perjalan partai, oleh karena DPD Partai Golkar Sumbar berkomitmen penuh terus mendu­kung setiap langkah dan program kerja dari Kosgoro 1957,” tegasnya.

Baca Juga  Hadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS), Tabligh Akbar di Rambatan Dipenuhi Ribuan Masyarakat

Ketua Umum Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 , Dave A.F Laksono, menyebutkan bahwa musda yang merupakan kegiatan rutin setiap lima tahunnya yang telah berlangsung dengan baik.  “Bapak Weno Aulia Durin Dt. Tumangguang telah terpilih kembali untuk memimpin Kosgoro 1957 Sumbar ke depannya,” ujar Dave A.F Laksono .

Kata Dave A.F Laksono, banyak tugas dan tunggang jawabnya ke­pengurusan,untuk kader untuk bisa mendapatkan peran yang strategis.  “Kosgoro 1957 ini harus aktif dalam kegiatan – kegiatan dan harus terbentuk secar masif, mulai dari tingkat Provinsi dan membentuk dan melantik jaringan di tingkat Kabupaten /Kota dan turun ke tingkat Nagari/Kelurahan/Desa,” ucap­nya.

Gubernur Sumbar diwakili Marwansyah, mengaku bahwa kekuatan Kosgoro terletak pada nilai-nilai dasar yaitu pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas sosial. “Pemprov Sumbar sangat terbuka untuk berkolaborasi de­ngan seluruh komponen masyarakat, termasuk Kosgoro dalam mendukung program-program pembangunan daerah. Saat ini Pemprov tengah mendorong penguatan nagari sebagai pusat pembangunan berbasis kearifan lokal, melalui pendekatan partisipatif dan inklusifm,” jelasnya. (ped).