BERITA UTAMA

Ngamuk Gegara Tak Diberi Uang Beli Narkoba, Penjual Pulsa Bakar Rumah Orang Tua

0
×

Ngamuk Gegara Tak Diberi Uang Beli Narkoba, Penjual Pulsa Bakar Rumah Orang Tua

Sebarkan artikel ini
DIBAKAR— Kondisi rumah yang sengaja dibakar lantaran anak pemilik mengamuk.

PADANG, METRO–Perbuatan pemuda penjual pulsa di Seberang Pa­dang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, sa­ngatlah keterlaluan. Kenapa tidak. Ia tega memba­kar rumah orang tuanya lantaran kesal tidak diberi uang untuk membeli narkoba, Selasa (1/7).

Besarnya kobaran api, dengan cepat melahap seluruh bangunan permanen tempat tinggal pelaku. Warga yang panik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Empat unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi kejadian. Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

Akibatnya, rumah semi permanen milik orang tuanya berikut dengan ba­rang-barang yang ada di dalam rumah habis terbakar hingga yang tersisa hanya puiung-puing bekas amukan si jago merah. Beruntung, insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga  Terkait Korupsi, RSUD Padang Digeledah, Polresta: Lima Orang jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp5,7 M

Pelaku diketahui bernama Reza, seorang pria berusia sekitar 30-an tahun yang sehari-hari bekerja sebagai penjual pulsa. Me­nurut warga sekitar, Reza sering mengamuk ketika tidak mengonsumsi narkoba. Aksinya kali ini terjadi setelah ia tidak diberi uang oleh orang tuanya untuk membeli barang haram tersebut.

“Dia ngamuk-ngamuk dari pagi, sempat merusak barang-barang di rumah. Nggak lama kemudian, rumah sudah terbakar,” ujar Wahendra, Ketua RT setempat.

Pihak keluarga mengatakan bahwa Reza telah lama mengalami ketergantungan narkoba dan me­nunjukkan gejala emosional jika tidak mengonsumsinya.

Baca Juga  10 Saksi Diperiksa dalam Kasus Surat Gubernur Sumbar, Sekdaprov Ngaku Tahu Surat itu, tapi Soal Tanda Tangan Tidak

“Dia kalau nggak dapat narkoba itu bisa ngamuk. Sekarang sudah dibawa untuk pemeriksaan kejiwaan dan rehabilitasi,” ungkap Rahman, paman pelaku.

Kini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib. Sementara itu, pelaku juga telah diamankan dan akan menjalani rehabilitasi. (brm)