METRO PADANG

Dinsos Kota Padang Graduasi 250 KPM PKH

0
×

Dinsos Kota Padang Graduasi 250 KPM PKH

Sebarkan artikel ini
Dinsos Kota Padang Graduasi 250 KPM PKH
BIMTEK— Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Bagindo Aziz Chan,Youth Center, Padang, Selasa (1/7).

AZIZ CHAN, METRO–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang berhasil menggraduasi sebanyak 250 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari total 22 ribu penerima manfaat yang tercatat di Kota Padang.

Graduasi merupakan berakhirnya status penerima manfaat karena keluarga tersebut dianggap sudah mampu dan tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima bantuan.

Hal itu disampaikan Ke­pala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani pada Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Bagindo Aziz Chan,Youth Center, Padang, Selasa (1/7).

Dijelaskan, tujuan graduasi dalam PKH adalah untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran, meminimalkan kesenjangan sosial, dan mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat.

Dalam upaya percepatan graduasi penerima ban­tuan sosial, Dinsos Ko­ta Padang menjalankan pro­gram penguatan eko­nomi masyarakat melalui bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

“Melalui bantuan ini, kami berharap kelompok-kelompok usaha dapat ber­kembang dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. Target kita adalah mereka bisa graduasi dari status penerima bantuan,” ujarnya.

Baca Juga  Pekerja Seni Adukan Nasib ke DPRD

Dinas Sosial, lanjut Heriza, secara rutin melakukan verifikasi dan validasi data masyarakat setiap bulan melalui mekanisme m­u­sya­warah kelurahan.

“Ini menjadi dasar bagi kami untuk menyusun program yang lebih tepat sa­saran dan mendorong pe­ningkatan ekonomi warga. Melalui pelatihan Bimt­ek ini, kami juga ingin meng-upgrade kapasitas TKSK dan PSM, karena mereka adalah ujung tombak pelayanan sosial. Mereka merupakan relawan sosial yang selama ini telah menjalankan tugas dan pengabdian,” terang Heriza.

Wali Kota Padang, Fadly Amran yang hadir dalam penutupan bimtek mengatakan pendataan akurat dan pembinaan berkelanjutan menjadi fokus utama dalam mendukung keberhasilan program unggulan Padang Melayani.

“Sinergi bersama pilar sosial seperti TKSK, PSM, hingga kelompok ma­sya­rakat, harus bekerja sama secara aktif dalam mendukung program sosial pemerintah,” katanya.

Ia menekankan, seluruh elemen betul-betul menyeriusi langkah-langkah pemberdayaan, baik itu program bantuan maupun pengentasan kemiskinan.

Baca Juga  Osman Ayub Targetkan 31 Gapura Terpasang di Nanggalo

“Bimtek yang telah dilakukan adalah bagian dari me­­nyamakan persepsi agar kerja kita selaras, pendataan merupakan bagian krusial yang tidak boleh diabaikan, perlu kita perbarui agar bantuan sosial benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” tegasnya.

Fadly juga menilai Bim­tek bagi TKSK dan PSM merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas TKSK dan PSM dalam menjalankan tugasnya. Ia berharap, para relawan sosial tersebut mampu bekerja secara maksimal mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap TKSK dan PSM dapat berperan aktif dalam mendukung pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan. Lakukan pendataan secara mutakhir, agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Ini semua adalah bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani,” ujar Fadly Amran didampingi Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Mairizon.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan kepada 10 kelompok usaha bersama dengan total bantuan senilai Rp110.862.500. (ren)