METRO PADANG

Dini Hari, Si Gulambai Habisi 1 Rumah di Seberangpadang

0
×

Dini Hari, Si Gulambai Habisi 1 Rumah di Seberangpadang

Sebarkan artikel ini
PEMADAMAN— Petugas Damkar Kota Padang berusaha melakukan pemadaman saat api sudah menjilati rumah Zarniwati, di jalan Seberang Padang Utara 2 No. 2, RT 003 RW 006, Kelurahan Seberang Padang Utara, Kecamatan Padang Selatan, Selasa (1/7) dinihari WIB.

SEBERANGPADANG, METRO–Kebakaran kembali menghanguskan satu unit rumah di kawasan Seberang Padang Utara 2, Kecamatan Padang Selatan. pada Selasa (1/7) dini hari. Kebakaran yang terjadi saat sebagian warga sudah tertidur pulas ini menye­babkan kerugian yang di­per­kirakan mencapai Rp 300 juta.

Kabid Operasional Dam­kar Kota Padang, Ri­nald­i, mengatakan pihaknya men­dapat informasi pada pukul 02.18 WIB. Saat itu, sejumlah unit pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi kejadian, hanya satu menit setelah laporan diterima.

Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dengan 60 personel dikerahkan untuk mengatasi kobaran api. Tim tiba di lokasi yang beralamat di Jalan Seberang Pa­dang Utara 2 No. 2, RT 003 RW 006, Kelurahan Seberang Padang Utara, Kecamatan Padang Selatan, pada pukul 02.25 WIB. Jarak tempuh dari markas komando diperkirakan sekitar 3,8 kilometer.

Menurut keterangan saksi mata, Yenti Deswita (55), asap dan api terlihat membesar dari dalam rumah milik Zarniwati (72). Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pu­kul 03.00 WIB. Berdasarkan laporan, satu unit rumah hunian dengan luas sekitar 150 meter persegi ludes terbakar. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan dua jiwa,” ungkap Rinaldi.

Meskipun tidak ada laporan korban luka-luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Selain itu, kebakaran ini berpotensi berdampak pada tujuh bangunan rumah hunian dan lima rumah petak di sekitarnya, yang dihuni oleh 11 kepala keluarga dengan total 45 jiwa.

Pemilik rumah yang terbakar, Zarniwati, merupakan seorang ibu rumah tangga berusia 72 tahun. Saksi mata, Yenti Deswita, juga berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Dijelaskan Rinaldi, situasi di lokasi kejadian dilaporkan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran dalam upaya penanganan. “Akibat musibah ini, satu unit rumah hunian mengalami kerusakan berat,” ujar Ri­naldi.

Penyebab pasti keba­karan hingga saat ini belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak meninggalkan kompor atau peralatan elektronik dalam ke­adaan menyala tanpa pengawasan. (ren/rel)