PADANG, METRO–Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye soroti kembali diamankannya pengamen yang memaksa pengunjung untuk membayar kepada mereka dikawasan Pantai Padang. Ia menilai kondisi ini disebabkan masih rendahnya kesadaran pelaku pariwisata dalam menjaga dan melestarikan pariwisata di Kota Padang.
Persoalan ini perlu disoroti karena beberapa bulan terakhir aksi pungli dan sejenisnya kerap menghantui kawasan objek wisata kota Padang sehingga perlu segera ditanggulangi.
“Baik pengamen, tukang parkir ataupun yang berjualan harus professional dan dalam kejadian ini bisa kita katakana para pelaku pemaksaan itu tidak professional. Seharusnya untuk menjaga ekosistem pariwisata kita mereka harus ikut mengelola tempat pariwisata menjadi tempat yang nyaman sehingga masyarakat mau terus datang ke objek wisata di Kota Padang,”Katanya Selasa (1/7)
Aye juga mengatakan selain professionalitas para pelaku wisata ia juga menyarankan agar para pelaku wisata juga turut meningkatkan kualitas mereka sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan.
“Terkadang mereka ada yang hanya sekedar menyanyi dan tepuk tangan yang jatuhnya mengangu para wisatawan, coba mereka mengupgrade cara bernyanyi dan sejenisnya sehingga aksi mereka itu dapat dinikmati oleh para pengunjung dikawasan wisata kota Padang. Hal ini tentunya sangat baik juga untuk meningkatkan citra pariwisata kita di Kota Padang,”ujarnya.
Aye juga menyarankan kepada Dinas Pariwisata agar menyiapkan lokasi bagi pengamen dalam menyalurkan bakat mereka. Ia merujuk seperti di bali dimana disediakan lokasi khusus bagi para pengamen untuk tampil dan menampilkan bakat mereka dihadapan para wisatawan.
“Beri merek-merek kawasan yang diperbolehkan mengamen atau tidak, kemudian berikan mereka kawasan yang mendukung untuk menyalurkan bakat mereka sehingga kedepannya tidak mengangu pengunjung. Jika penampilan kita bagus tentunya pasti akan menarik perhatian pengunjung,”ungkapnya.
Selain itu ia juga mengharapkan para pelaku pariwisata juga meningkatkan kesadaran penuh atas tanggung jawab mereka untuk menjaga pariwisata di kota Padang.
“Tidak hanya untuk pengamen namun juga pedagang kita harapkan agar turut serta menjaga kawasan objek wisata di Kota Padang. Kita melihat masih adanya sampah-sampah berserakan yang harus menjadi perhatian bersama terlebih jika ada para pedagang yang tidak bertanggungjawab membuang sampah mereka sembarangan, kita harapkan agar kondisi seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya,”tuturnya. (rom)






