METRO PADANG

Kolaborasi PT Semen Padang dan Kwarda Sumbar, 50 Ribu Kaliandra Ditanam untuk Energi Hijau

0
×

Kolaborasi PT Semen Padang dan Kwarda Sumbar, 50 Ribu Kaliandra Ditanam untuk Energi Hijau

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN BIBIT KALIANDRA— Kepala Kasi Keuangan dan Umum Unit CSR PT Semen Padang Nila Puspa Reni, menyerahkan bibit Kaliandra Merah kepada Ketua Harian Kwarda Sumbar Yulius beberapa waktu lalu. Tanaman Kaliandra itu akan ditanam di lahan Lemdadika Padang Besi dengan jumlah 50 ribu bibit.

PADANG BESI, METRO–PT Semen Padang kem­bali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dengan meng­gandeng Kwartir Da­erah (Kwarda) Sumatera Barat (Sumbar) dalam program penanaman 50 ribu batang kaliandra merah (Calliandra calothyrsus) di lahan seluas 6 hektare milik Kwarda, yang berlokasi di Lembaga Daerah Pendidikan Pramuka (Lemda­dika) Padang Besi, Kota Padang.

Penanaman simbolis dilakukan melalui penyerahan bibit kaliandra oleh Kepala Seksi Keuangan & Umum Unit CSR PT Semen Padang, Nila Puspa Reni, kepada Ketua Harian Kwarda Sumbar, Yulius, disaksikan Wakil Ketua Humas Kwarda Sumbar, Thamrin.

Kepala Departemen Ko­munikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Pa­dang, Iskandar Z Lubis, menjelaskan bahwa program kaliandra ini merupakan bagian dari langkah konkret perusahaan dalam mendukung transisi energi sekaligus memperkuat pro­gram tanggung jawab so­sial dan ling­kungan (TJSL).

“Kaliandra merah memiliki potensi besar sebagai bahan bakar biomassa ramah lingkungan yang mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Dari sisi lingkungan, tanaman ini juga efektif menyerap karbon, memperbaiki kualitas tanah, serta memperkaya keane­ka­ra­gaman hayati di lahan kritis,” jelas Iskandar.

Tak hanya berdampak ekologis, menurut Iskandar, program ini juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat sekitar. PT Semen Padang melibatkan kelompok masyarakat dan generasi muda, termasuk pramuka, dalam proses penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen, sehingga tercipta pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.

“Program ini bukan se­ka­dar penghijauan, tapi se­buah investasi sosial. Melalui kolaborasi dengan Kwar­da Sumbar, kami men­­do­rong keterlibatan aktif pramuka dalam gerakan pelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan eko­nomi hijau,” tambahnya.

Kepala Seksi Keuangan & Umum Unit CSR PT Semen Padang, Nila Puspa Reni, menambahkan bahwa pengembangan kaliandra merah ini telah dimulai sejak 2022. Kolaborasi dengan Kwarda Sumbar menjadi langkah strategis karena adanya potensi besar dari lahan dan keterlibatan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pro­yek lingkungan, tetapi program pemberdayaan ma­sya­rakat yang melibatkan generasi muda,” ujarnya.

Ketua Harian Kwarda Sumbar, Yulius, menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, penanaman kaliandra memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun kegiatan pro­duktif pramuka dan ma­sya­rakat sekitar.

“Hasil panen kayu kaliandra kelak bisa menopang kegiatan kepramukaan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi warga,” katanya.

Senada, Wakil Ketua Humas Kwarda Sumbar, Thamrin, berharap kolaborasi ini juga mencakup pemberian pelatihan teknis budidaya kaliandra secara berkelanjutan.

“Daunnya bisa menjadi pakan ternak, bunganya menghasilkan madu galo-galo. Dengan pembinaan dari PT Semen Padang, kami optimis program ini akan produktif dan berkelanjutan,” pungkas Tham­­rin. (ren/rel)