METRO PESISIR

Wako Pariaman Audiensi dengan Dirjen SDA Kementerian PU, Minta Akses Sapras Pengendalian Banjir Sungai Batang Mangor Dibuka

1
×

Wako Pariaman Audiensi dengan Dirjen SDA Kementerian PU, Minta Akses Sapras Pengendalian Banjir Sungai Batang Mangor Dibuka

Sebarkan artikel ini
BERTEMU DIRJEN— Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Plt. Kepala Dinas PUPRP Riko Jamal, bertemu dengan Dirjen Prasarana Strategis, membahas sarana dan prasarana di Sungai Batang Mangor, Desa Punggung Ladiang yang masih diblokir .

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Plt. Kepala Dinas Pe­kerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Riko Jamal, kemarin, setelah bertemu dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana Strategis, dihari yang sama bertemu de­ngn Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, di Kantor Kemen­te­rian­ PUn.

“Hari ini kami melakukan au­diensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, M.A terkait kegiatan Pembangunan Sa­rana dan Prasarana (Sapras) Pe­ngen­dalian Banjir Sungai Batang Mangor, Desa Punggung Ladiang, Kota Pariaman, yang mana pada saat ini kondisinya masih diblokir,” kata Yota Balad, kemarin.

Dirinya berharap agar sarana dan prasarana di Sungai Batang Mangor, Desa Punggung Ladiang ini, dapat dibuka pemblokiranya, sehingga dapat digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Pariaman.

“Kami Pemerintah Kota Paria­man berharap agar akses ini dapat dibuka blokirnya, sehingga dapat dikerjakan pada tahun anggaran 2025 ini, seandainya belum tersedia anggaranya, kiranya dapat diker­ja­kan ditahun selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, M.A mengatakan bahwa usulan dari Pemerintah Kota Pariaman ini akan ditindaklanjuti oleh tim yang ada di Kementerian PU

“Kegiatan ini akan diusahakan oleh Kementerian PU untuk dapat dikerjakan pada tahun anggaran 2025, seandainya anggaranya be­lum tersedia, nanti akan menjadi prioritas usulan di tahun anggaran 2026 mendatang,” tambahnya me­nakhiri. (efa)