PERINTIS, METRO–Pemerintah Kota Padang terus menegaskan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur dasar kota demi mewujudkan lingkungan yang tertata, aman, dan nyaman. Salah satu langkah nyata yang kembali dilakukan adalah pembenahan trotoar di kawasan strategis jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas.
Perbaikan ini menjadi bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Rancak yang diinisiasi Pemko Padang. Program tersebut berfokus pada penataan ruang kota agar lebih tertib, inklusif, dan ramah lingkungan, serta meningkatkan kenyamanan ruang publik bagi masyarakat.
Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti trotoar adalah bentuk pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Trotoar bukan sekadar pelengkap. Ia adalah ruang vital bagi masyarakat yang harus fungsional, aman, dan estetis. Kita ingin Kota Padang menjadi kota yang benar-benar ramah pejalan kaki,” tegas Fadly Amran, Selasa (24/6).
Menurutnya, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memperhatikan kebutuhan semua lapisan masyarakat, termasuk para pejalan kaki.
Ia menambahkan bahwa Pemko Padang akan terus memperluas cakupan pembenahan infrastruktur di kawasan lain, terutama pada titik-titik padat aktivitas warga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto menyebut bahwa program perbaikan trotoar telah dilakukan di berbagai lokasi dan akan terus dilanjutkan secara bertahap.
“Ini bukan yang pertama. Sudah banyak trotoar di kota ini yang kita benahi. Saat ini pengerjaan perbaikan trotoar di Jalan Perintis Kemerdekaan Jati awal pengerjaan di laksanakan di depan Fakultas Kedokteran Gigi Unand secara bertahap dan akan diteruskan hingga gerbang RSUP M. Djamil,” jelas Tri.
Tri menambahkan bahwa trotoar yang baik adalah simbol kota yang menghargai warganya. “Kota Padang harus memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk bagi pejalan kaki. Ini adalah hak dasar masyarakat yang kami wujudkan melalui penataan infrastruktur,” ujarnya.
Sementara itu, pengguna jalan dan juga warta setempat mengapresiasi perbaikan trotoar yang dilakukan Dinas PUPR. Setelah bertahun-tahun menggunakan trotoar yang rusak dan tak layak, kini warga merasa lega dan berterima kasih kepada Pemko Padang yang telah memperhatikan kebutuhan pejalan kaki.
“Sudah lama trotoar di sini rusak, banyak lubang dan permukaannya tidak rata. Kalau hujan licin, dan kalau malam gelap, rawan sekali tersandung. Alhamdulillah sekarang diperbaiki, jalannya jadi lebih enak dan aman,” ungkap salah satu warga Jati, Erita, Selasa (24/6).
Menurutnya, kondisi trotoar yang baik adalah kebutuhan dasar warga kota yang selama ini sering diabaikan.
“Kami ini yang jalan kaki, kadang bawa anak, bawa belanjaan, tapi trotoar malah sering rusak. Jadi pas ada yang diperbaiki, kami sangat bersyukur. Terima kasih Pak Wali, ini nyata dirasakan,” katanya.
Senada dengan itu, Rahmat orangtua siswa SMKN 6 Padang yang juga tinggal di kawasan tersebut mengungkapkan rasa senangnya.
“Dulu saya takut anak-anak jatuh pas jalan di sini. Sekarang trotoarnya rapi lagi. Ini langkah yang bagus, semoga trotoar di tempat lain juga diperbaiki,” katanya.
Warga lainnya, Rina berharap fasilitas publik seperti trotoar tidak hanya diperbaiki tapi juga dijaga bersama. “Kalau sudah bagus begini, tolong jangan lagi dipakai buat parkir atau tempat jualan. Trotoar itu untuk orang jalan kaki. Ayo sama-sama jaga,” ujarnya. (ren)






