BERITA UTAMA

Si Jago Merah ‘Mengamuk’ di Pulau Punjung, 2 Rumah dan 2 Mobil Hangus Terbakar

0
×

Si Jago Merah ‘Mengamuk’ di Pulau Punjung, 2 Rumah dan 2 Mobil Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
PEMADAMAN-Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar dua rumah dan dua mobil di di Nagari Ampek Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung.

DHARMASRAYA, METRO–Si jago merah kembali berulah di Kabupaten Dharmasraya. Ssejumlah rumah di Nagari Ampek Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, menjadi sasarannya dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar, Sabtu malam (21/6).

Dalam Insiden ini, dikabarkan dua unit rumah beserta dua unit mobil ha­ngus terbakar. Meski begitu, musibah ini tidak ada korban jiwa. Namun begitu, kerugian materi di­per­kirakan mencapai miliaran rupiah.

Terkait kebakaran ini, salah seorang warga D (32) mengatakan, bahwa api pertama kali diketahui pu­kul setengah sembilan, atau 21:00 WIB, kemudian masyarakat langsung bahu membahu berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

“Akan tetapi, api yang terus membesar itu tidak mudah dipadamkan, sehingga menjalar ke bangunan yang ada disebelahnya. Namun sangat disayangkan, respon cepat dari pihak Damkar dan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dharmasraya tidak seperti diharapkan,” sebutnya.

Ia juga mengatakan, bahwa hingga pukul 21:46 WIB, Damkar Dharmasraya hanya mengirim satu unit mobil pemadam ke lokasi.

Sementara itu, Kasat Damkar dan Poli Pamong Praja Dharmasraya, Yunisman menyampaikan, bahwa pihaknya mengirim 4 unit ke lokasi kejadian dengan 30 personel.

“Satu unit dari Pos Pulau Punjung, satu unit dari Pos Timpeh, satu unit lagi dari Koto Baru, dan satu unit lagi dari Pos Sungai Rumbai,” katanya.

Hal tersebut, ditambahkan Yunisman, sehingga yang bisa datang cepat tersebut memang satu unit dari pulau punjung, karena dekat, sementara tiga yang lainnya membutuhkan waktu.

“Sementara, laporan masuk ke kami itu sekitar pukul 21:12 WIB. Sehingga butuh waktu bagi tiga armada yang memang memiliki jarak tempuh yang cukup memakan waktu ter­sebut, “ sampainya.

Terakhir, Yunisman me­­nyampaikan, bahwa un­tuk penyebab, dugaan sementara yaitu dari konsleting listrik. (cr1)