SOLOK, METRO–Dinas Pertanian Kabupaten Solok mengadakan sosialisasi terkait upaya optimasi lahan non rawa. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Solok. Kepala Dinas Pertanian Kenedy Hamzah mengatakan dana pusat ini untuk target luasan lahan yang akan dioptimalkan mencapai 2.005 Ha dengan pelaksanaan swakelola oleh kelompok tani.
“Tidak ada satu sen pun dana bantuan tersebut yang akan digunakan untuk jasa petugas atau dinas. Kalau ada nanti yang minta-minta, silahkan laporkan langsung ke saya,” tegas Kenedy.
Wakil Bupati Solok, H. Candra yang hadir dalam kegiatan iti berpesan agar kegiatan ini betul-betul dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan tidak ada penyelewengan.
“Kita harus menjalankan betul program-program yang ada sesuai dengan semangat pembangunan yang digaungkan oleh pemerintah pusat dan tidak ada penyalahgunaan anggaran,” harapnya.
Dia merasa optimis dengan adanya program pusat yang berkolaborasi dengan metode basawah pokok murah akan meningkatkan hasil panen.
Wabup juga menyebutkan bahwa Kabupaten Solok memiliki tantangan untuk memenuhi permintaan import hortikultura ke Malaysia. Seperti bawang merah dan permintaan kopi melalui Komut HNI.
Fokus ke depan adalah pertanian dan pariwisata, karena mayoritas masyarakat Kabupaten Solok adalah petani dan memiliki potensi destinasi wisata yang beragam.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani di Kabupaten Solok. (vko)






