SOLOK/SOLSEL

Terkait Upaya Optimasi Lahan Non Rawa, Miliki Tantangan Penuhi Permintaan Import Hortikultura ke Malaysia

0
×

Terkait Upaya Optimasi Lahan Non Rawa, Miliki Tantangan Penuhi Permintaan Import Hortikultura ke Malaysia

Sebarkan artikel ini
SUASANA—Terlihat suasana sosialisasi terkait upaya optimasi lahan non rawa. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Dinas Pertanian Kabupaten Solok mengadakan sosialisasi terkait upaya optimasi lahan non rawa. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Solok.  Kepala Dinas Pertanian Kenedy Hamzah mengatakan dana pusat ini untuk target luasan lahan yang akan dioptimalkan mencapai 2.005 Ha dengan pelaksanaan swakelola oleh kelompok tani.

“Tidak ada satu sen pun dana bantuan tersebut  yang akan digunakan untuk jasa petugas atau dinas. Kalau ada nanti yang minta-minta, silahkan laporkan langsung ke saya,” tegas Kenedy.

Wakil Bupati Solok, H. Candra yang hadir dalam kegiatan iti berpesan agar kegiatan ini betul-betul dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan tidak ada pe­nyelewengan.

“Kita harus menjalankan betul program-program yang ada sesuai dengan semangat pembangunan yang digaungkan oleh pemerintah pusat dan tidak ada penyalahgunaan anggaran,” harapnya.

Dia merasa optimis de­ngan adanya program pusat yang berkolaborasi dengan metode basawah pokok murah akan meningkatkan hasil panen.

Wabup juga menyebutkan bahwa Kabupaten Solok memiliki tantangan untuk memenuhi permintaan import hortikultura ke Malaysia. Seperti bawang me­rah dan permintaan kopi melalui Komut HNI.

Fokus ke depan adalah pertanian dan pariwisata, karena mayoritas ma­sya­rakat Kabupaten Solok adalah petani dan memiliki potensi destinasi wisata yang beragam.

Dengan adanya program ini, diharapkan da­pat meningkatkan hasil pa­nen dan kesejahteraan petani di Kabupaten Solok. (vko)