METRO SUMBAR

Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji, 80 Jemaah Padang Panjang Bertolak ke Madinah

0
×

Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji, 80 Jemaah Padang Panjang Bertolak ke Madinah

Sebarkan artikel ini
BERTOLAK MENUJU MADINAH— Sebanyak 80 jamaah haji asal Padang Panjang bertolak menuju Kota Madinah Al Munawwarah, Rabu (18/6) pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

PDG. PANJANG, METRO–Setelah menuntaskan seluruh rangkaian rukun dan wajib haji di Kota Makkah Al Mukarramah, sebanyak 80 jamaah haji asal Padang Panjang bertolak menuju Kota Madinah Al Munawwarah, Rabu (18/6) pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Mereka tergabung da­lam Kelompok Terbang (Kloter) PDG 08, bersama 342 jemaah lainnya dan delapan petugas haji, menjadikan total rombongan sebanyak 422 orang yang diberangkatkan menggu­nakan 11 armada bus.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako, Erwina Agreni yang turut mendampingi jemaah menyampaikan suasana haru saat meninggalkan Makkah, terutama ketika melaksanakan Thawaf Wada’, penutup seluruh rangkaian ibadah haji.

“Ada haru dan air mata yang mengiringi langkah jemaah meninggalkan Mas­jidil Haram. Banyak yang terisak di depan Ka’bah, menyematkan doa agar bisa kembali ke Tanah Suci, baik untuk berhaji maupun berumrah. Doa-doa juga tercurah bagi keluarga, anak cucu, dan o­rang-orang tercinta di tanah air,” ungkapnya.

Erwina menyebutkan, dari total 423 jemaah Kloter PDG 08, satu orang jamaah asal Pasaman Ba­rat wafat di Makkah. De­ngan demikian, jamaah yang diberangkatkan ke Madinah berjumlah 422 o­rang, termasuk petugas kloter.

Kondisi jamaah asal Padang Panjang secara umum, jelasnya, dilaporkan sehat dan telah me­ngikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

Meskipun demikian, be­berapa jemaah sempat mengalami gangguan kese­hatan ringan seperti batuk, flu, dan demam. Namun semuanya telah men­dapatkan penanganan dari Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK).

“Satu orang jamaah asal Padang Panjang me­ngalami cedera saat hen­dak melaksanakan Thawaf Wada’. Setelah mendapatkan perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dia dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan ke Madinah dengan bantuan kursi roda,” jelas Erwina.

Selama tujuh hari di Madinah, jemaah akan ber­mukim di dua hotel yang berada di sekitar Masjid Nabawi, yakni Roya Al Andalus dan Arjwan Al Madina.

Agenda utama selama di Kota Nabi ini adalah melaksanakan salat lima waktu di Masjid Nabawi dan berziarah ke Raudhah, tempat yang diyakini sebagai taman surga dan lokasi mustajab untuk berdoa.

Masuk ke Raudhah, Erwina menjelaskan, jemaah harus melakukan pendaftaran secara digital melalui aplikasi Nusuk, sesuai jadwal yang tersedia. Selain itu, koordinasi kunjungan juga bisa difasilitasi oleh sektor di Madinah, meski dengan kuota terbatas sekitar 150 orang per gelombang.

“Kita doakan mereka semua, khususnya jamaah asal Padang Panjang, se­nantiasa dalam keadaan sehat dan dapat memaksimalkan ibadah di kota yang penuh berkah ini,” ujarnya. Adapun jamaah dijadwalkan akan bertolak kembali ke Tanah Air pada 26 Juni 2025, pukul 06.00 Waktu Arab Saudi. (rmd)