MANCHESTER City bersiap mengawali perjalanan di FIFA Club World Cup 2025 dengan wajah-wajah baru. Pep Guardiola memastikan para rekrutan anyar, termasuk Rayan Cherki, Rayan Ait-Nouri, hingga kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, yakni Tijjani Reijnders, siap menjalani debut saat melawan Wydad AC.
Bursa transfer musim panas 2025 baru saja dibuka, tapi Manchester City sudah tancap gas. Di bawah arahan direktur olah raga anyar, Hugo Viana, City bergerak cepat membangun ulang skuad untuk menghadapi padatnya musim kompetisi.
Empat nama baru resmi digaet: bek kiri Rayan Ait-Nouri, gelandang Tijjani Reijnders, playmaker muda Rayan Cherki, serta kiper pelapis Marcus Bettinelli. Keempatnya langsung dimasukkan ke dalam skuad 27 pemain yang dipersiapkan untuk ajang FIFA Club World Cup di Amerika Serikat.
Dalam turnamen tersebut, City akan melakoni tiga laga di Grup G, menghadapi klub asal Maroko Wydad AC, wakil UEA Al-Ain, dan raksasa Italia Juventus.
Pep Guardiola mengaku puas dengan manuver cepat klub di bursa transfer awal musim ini. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa para pemain baru diproyeksikan langsung ambil bagian di turnamen ini.
“Kami senang karena semua pemain yang datang punya kualitas besar di posisi masing-masing,” ujar Pep dalam konferensi pers, Senin waktu setempat.
Ia juga mengisyaratkan bahwa semua pemain akan diberi menit bermain di sepanjang turnamen. Mengingat padatnya jadwal musim lalu — di mana para pemain tampil hampir setiap tiga hari sekali — Guardiola ingin mengoptimalkan rotasi sejak dini.
“Saya tidak tahu seberapa jauh kami bisa melaju di turnamen ini, tapi semua akan terlibat. Tentu saja ada yang akan main lebih banyak, tapi semua akan mendapat kesempatan,” tegasnya.
Guardiola juga menyoroti betapa padatnya kalender sepak bola saat ini. Setelah musim panjang di level klub, banyak pemain langsung membela tim nasional di berbagai ajang.
“Lihat saja Bernardo Silva dan Ruben Dias, mereka baru main di final Nations League, hanya punya satu atau dua hari libur sebelum kembali bergabung ke sini,” kata Pep.
Karena itulah, kehadiran pemain baru seperti Reijnders, Cherki, dan Ait-Nouri diharapkan bisa memberikan tambahan tenaga segar di awal musim. “Musim lalu, setelah kami tersingkir dari Liga Champions, kami sempat punya pekan-pekan panjang yang justru menyulitkan rotasi. Sekarang ritmenya kembali padat, dan saya senang punya pemain-pemain ini,” ucap Pep.
Saat ini, skuad Manchester City tengah menjalani pemusatan latihan di Miami, Amerika Serikat. Pep mengaku cukup puas dengan kondisi tim, meskipun cuaca sempat kurang bersahabat.
“Kami mendarat di Philadelphia tanpa sinar matahari, lalu beberapa hari di Boca Raton yang luar biasa, meski cukup lembap,” kata Pep.
Menurutnya, para pemain berlatih dengan baik dan punya waktu luang bersama di luar lapangan — penting untuk membangun kekompakan. Menjelang duel melawan Wydad AC, Pep juga menegaskan bahwa timnya siap beradaptasi dengan segala kondisi.
“Besok laga dimainkan pukul 12.00 siang waktu setempat. Entah cuaca akan seperti apa, tapi kami siap. Kedua tim main di kondisi yang sama,” tegasnya.
Di akhir sesi, Guardiola ditanya apakah City masih akan menambah pemain musim panas ini. Jawaban Pep cukup lugas: “Saya tidak tahu, rasanya tidak”.
Meski begitu, isu mengenai pengganti Kyle Walker, yang kabarnya bakal hengkang, masih mencuat. Beberapa nama yang masuk radar adalah Tino Livramento (Newcastle United) dan Wesley (Flamengo).
Selain itu, Guardiola juga kembali membahas situasi Jack Grealish yang sebelumnya sudah dipastikan tak ikut ke Amerika Serikat. Nasib winger Inggris itu masih menggantung, apakah bakal dilepas atau dipertahankan.
Yang menarik dinantikan adalah debut para wajah baru City. Reijnders, Cherki, dan Ait-Nouri punya kans besar mencicipi atmosfer kompetitif bersama The Citizens di turnamen ini.
Dengan jadwal yang super padat musim depan, kontribusi pemain baru bakal sangat krusial bagi City yang tentu ingin mempertahankan dominasi di Premier League, sekaligus kembali memburu kejayaan di Eropa. Duel kontra Wydad AC jadi momen awal, tapi bukan sekadar pemanasan. Bagi Guardiola dan anak asuhnya, setiap laga adalah bagian penting dari proses membangun momentum musim 2025/2026. (jpg)






