AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan zakat sebagai salah satu instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Asisten I Setdakab Agam, Rahman, saat mewakili Bupati Agam dalam kegiatan penyaluran zakat oleh Baznas Kabupaten Agam, yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Bupati, Senin (16/6).
Dalam sambutannya, Rahman menyatakan bahwa zakat bukan hanya kewajiban individu umat Islam, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial untuk menciptakan keadilan dan solidaritas di tengah masyarakat.
“Melalui pendistribusian yang terorganisir dan tepat sasaran, zakat memiliki peran besar sebagai alat pemberdayaan umat dan solusi nyata pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Rahman menegaskan bahwa Pemkab Agam terus mendukung Baznas dalam mengoptimalkan potensi zakat yang ada. Dukungan ini diwujudkan melalui penguatan koordinasi, komunikasi, serta sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas, khususnya dalam proses pengumpulan, pendistribusian, hingga penyusunan program dan kegiatan zakat, infak, dan sedekah.
“Mari kita bersama-sama mengembangkan Baznas agar semakin profesional dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ajaknya.
Ia juga mengajak ASN, pelaku usaha, dan masyarakat yang mampu secara ekonomi untuk rutin menunaikan zakat dan infak melalui Baznas Agam. Menurutnya, potensi zakat di Kabupaten Agam sangat besar dan perlu terus dimaksimalkan agar berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Tak lupa, Rahman menyampaikan harapan kepada para mustahik agar zakat yang diterima tidak hanya menjadi bantuan sesaat, namun juga menjadi motivasi untuk bangkit, mandiri, dan lebih produktif.
“Terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas Agam. Semoga zakat yang disalurkan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan,” tutupnya. (pry)






