METRO BISNIS

Tips Merawat Komponen CVT pada Motor Matik Yamaha

0
×

Tips Merawat Komponen CVT pada Motor Matik Yamaha

Sebarkan artikel ini
PEGGANTIAN-Mekanik di bengkel resmi Yamaha melakukan penggantian V-Belt pada motor matik.

PADANG, METRO–Continuously Variable Transmission atau CVT memegang peranan penting pada motor matik. Komponen ini merupakan alat penggerak otomatis, yang membuat pengendara ti­dak perlu lagi memindahkan perseneling.??Di da­lam sistem CVT tersebut terdapat V-Belt.  Kompo­nen ini berfungsi menya­lur­kan tenaga dari mesin menuju roda belakang da­lam bentuk putaran. Sehingga, membuat sepeda motor dapat bergerak.

Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Riyadi Prihantono menuturkan, pemilik motor matik tak boleh hanya tahu memakai saja, tapi harus tahu bagaimana perawatan CVT dan V-Belt juga.

“Sepeda motor matik menjadi pilihan mayoritas pengendara sepeda motor di Indonesia karena dinilai lebih praktis dan nyaman digunakan. Namun selain menggunakannya, pengendara wajib mengetahui perawatan yang tepat agar dapat terus menikmati ke­nyamanan dan performa yang terbaik dari motor matik,” ungkapnya.

Riyadi menuturkan, sa­lah satunya perawatan V-Belt sebagai komponen penting pada sepeda motor matik. Tetapi, kebera­daannya tidak terlihat, tepatnya di dalam sistem CVT motor matik sehingga seringkali pengendara me­nga­baikan pera­watan­nya.­Yamaha selalu berupaya untuk memperhatikan motor matik keluarannya termasuk perawatannya. Hal itu untuk memastikan pe­ng­guna nyaman dalam ber­kendara.

“Maka sebagai pelopor sepeda motor matik di Indonesia, Yamaha terus berupaya menjaga performa sepeda motor pengendara dengan melakukan standardisasi pengecekan sepeda motor di setiap bengkel resmi Yamaha se­ka­ligus menghadirkan pro­duk spare part asli Yamaha,” jelasnya.

Dikatakan Riyadi, selain itu, Yamaha terus mengingatkan para pengendara melalui berbagai tips perawatan sepeda motor untuk mendukung konsumen da­lam merawat sepeda motornya agar tetap optimal dan nyaman saat digunakan.

“Sebagai informasi, V-Belt menjadi salah satu komponen matik yang memiliki fungsi penting untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang dalam bentuk putaran. Sehingga, membuat sepeda motor dapat bergerak,” tuturnya.

Semakin sering sepeda motor digunakan maka sema­kin aktif V-Belt ber­gerak.­ Jika pemilik kenda­raan me­­rupakan seseorang yang aktif berkendara se­peda motor, suka mela­ku­kan perjalanan jauh atau tou­­ring tentunya akan mem­­­buat performa dari V-Belt semakin menurun.

Oleh karena itu, pengendara aktif wajib mela­ku­kan perawatan sepeda motor secara berkala terutama penggantian V-Belt tepat waktu agar performa motor tetap optimal.­Pe­ngen­dara juga dapat menjaga umur komponen sepeda motor matik agar tidak cepat aus, di antaranya dengan menghindari gaya berkendara dengan hentakan atau bukaan gas secara tiba-tiba. Tidak membawa beban atau muatan berlebih. Serta melakukan perawatan komponen CVT matik yang tepat.Pada umumnya, waktu penggantian part V-Belt yang tepat dilakukan pada saat sepeda motor mencapai jarak tempuh 20.000 km-25.000 km (20 – 25 bulan) atau sesuai dengan anjuran buku petunjuk pemilik.

Namun pengendara ju­ga dapat menjaga performa sepeda motor dengan pengecekan V-Belt secara rutin sesuai jadwal servis berkala di bengkel resmi terpercaya. Hal ini juga berguna untuk membersihkan kotoran yang ada pada V-Belt sepeda mo­tor.Pada bengkel resmi Y­a­maha, saat servis berkala sudah memiliki standardisasi. Itu untuk pengecekan dan pembersihan kompo­nen CVT matik khususnya V-Belt.­(rgr)