BERITA UTAMA

BNN Canangkan Goa Kelelawar jadi Destinasi Wisata Bersinar

0
×

BNN Canangkan Goa Kelelawar jadi Destinasi Wisata Bersinar

Sebarkan artikel ini
JALAN SANTAI— Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Riki Yanuarfi bersama karyawan PT Semen Padang dan PT Pasoka Sumber Karya melaksanakan jalan santai ke Goa Kelelawar.

PADANG, METRO–Badan Narkotika Nasio­nal Provinsi (BNNP) Su­matra Barat, bersinergi dengan PT Semen Padang, PT Pasoka Sumber Karya, Lurah Indarung, dan Ke­lompok Sadar Wisata (Pok­darwis) setempat, secara resmi mencanangkan ka­wa­san Goa Kelelawar, In­da­rung, sebagai Destinasi Wisata Bersih Narkoba (Bersinar), Jumat (13/6).

Kegiatan yang meru­pakan bagian dari rang­kaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 ini bertujuan untuk menciptakan lingku­ngan pariwisata yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman penyalah­gunaan serta peredaran gelap narkotika.

Acara dimulai pada pu­kul 07.30 WIB dengan ke­giatan olahraga bersama berupa jalan santai. Sekitar 150 orang peserta yang terdiri dari staf BNNP Sum­bar, karyawan PT Semen Padang dan PT Pasoka Sumber Karya, aparat ke­lurahan, anggota Pokdar­wis, serta masyarakat umum, memulai jalan san­tai dari Club House PT Semen Padang menuju lokasi Goa Kelelawar.

Setibanya di lokasi, aca­ra dilanjutkan dengan seremoni pencanangan yang ditandai dengan pe­masangan spanduk “Ka­wa­san Wisata Goa Kelela­war Bersih Narkoba (Ber­sinar)”. Pemasangan ini menjadi simbol komitmen bersama seluruh pihak un­tuk menjaga kawasan wi­sata dari pengaruh buruk narkoba.

Kepala BNNP Sumba Brigjen Pol Riki Yanuarfi mengatakan, pencana­ngan ini adalah langkah nyata dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penya­lahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kawasan wisata ada­lah aset daerah yang harus kita lindungi bersama. De­ngan sinergi antara BNN, dunia usaha seperti PT Semen Padang dan PT Pasoka Sumber Karya, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui Pokdarwis, kita menciptakan benteng per­tahanan untuk melindungi generasi muda dan wisa­tawan dari bahaya nar­koba,” ungkapnya.

Brigjen Riki me­nam­bahkan, pencanangan yang dilaksanakan sejalan dengan tema HANI 2025 yakni memutus rantai pe­re­daran gelap narkoba me­lalui pencegahan, reha­bilitasi dan pemberantasan menuju Indonesia emas 20245.

“Tema dimaksud mene­kankan perlunya pende­katan komprehensif dan kolaboratif dalam upaya memberantas narkoba de­mi masa depan generasi bangsa,” tutup dia. (rgr)