METRO SUMBAR

Bupati Pasaman Welly Suhery, Minta Evaluasi Menyeluruh Proyek Geothermal Bonjol, Tangani Lebih Spesifik

3
×

Bupati Pasaman Welly Suhery, Minta Evaluasi Menyeluruh Proyek Geothermal Bonjol, Tangani Lebih Spesifik

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI—Bupati Pasaman Welly Suhery memberikan sambutan saat sosialisasi PSPE oleh PT Medco Geothermal Sumatera (MGSu) di Kantor Camat Bonjol

PASAMAN, METRO–Bupati Pasaman Welly Suhery meminta agar seluruh permasalahan yang masih mencuat dalam progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) Bonjol dievaluasi kembali dan ditangani secara spesifik, bukan digeneralisir.

“Masalah harus diklasifikasikan dan diselesaikan kasus per kasus. Perusahaan tetap beroperasi, masyarakat tidak boleh dirugikan, dan semuanya harus sesuai hukum,” tegas Welly saat sosialisasi PSPE oleh PT Medco Geothermal Sumatera (MGSu) di Kantor Camat Bonjol, Rabu (11/6).

Ia menekankan pentingnya investasi di tengah berkurangnya dana transfer dari pusat, namun mengingatkan agar stabilitas daerah tetap terjaga. Ia juga meminta PT MGSu memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Baca Juga  Bupati Welly Suhery Bertegas-tegasdengan Penggunaan Aset Kendaraan, Milik Warga Pasaman, Harus Diperuntukkan untuk Pelayanan Publik

Site Manager PT MGSu, Sigit Widiatmoko, menyebut pengeboran geothermal Bonjol memasuki tahap awal (Parklane) dengan potensi suhu sekitar 150°C dan daya listrik hingga 35 KV. Proyek ditargetkan selesai pada 2032.  “Acara sosialisasi dirangkai dengan diskusi antara masyarakat dan pihak perusahaan, dimediasi Pemkab Pasaman, untuk menjawab ber­bagai isu yang berkembang di lapangan,” sebut Sigit. (ped/rel)